Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

DPR Dukung Gunung Slamet Jadi Taman Nasional, Alih Fungsi Hutan Dinilai Picu Banjir dan Longsor

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anggota Komisi IV DPR Hindun Anisah mendukung usulan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menetapkan kawasan Gunung Slamet sebagai taman nasional. (foto:istimewa)

Nusantaraterkini.coJAKARTA — Anggota Komisi IV DPR Hindun Anisah mendukung usulan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menetapkan kawasan Gunung Slamet sebagai taman nasional. Langkah ini dinilai mendesak untuk menghentikan kerusakan hutan yang terus terjadi akibat alih fungsi lahan.

Hindun menegaskan, Gunung Slamet memiliki peran vital sebagai kawasan tangkapan air dan penyangga ekosistem. Namun, fungsi tersebut terus terdegradasi karena kawasan hutan lindung dialihfungsikan menjadi lahan pertanian non-kehutanan.

Baca Juga : Pendaki Asal Sukabumi Tewas di Gunung Slamet

“Kerusakan hutan berdampak langsung pada meningkatnya bencana banjir dan longsor di wilayah Jawa Tengah. Ini bukan lagi isu lingkungan semata, tapi menyangkut keselamatan masyarakat,” kata Hindun, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga : Naomi Daviola Kronologi Hilangnya Pendaki di Gunung Slamet

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, kawasan hutan Gunung Slamet memiliki luas sekitar 31.376 hektare, yang sebagian besar berada dalam skema hutan produksi dan perhutanan sosial. Sementara kawasan yang benar-benar berstatus lindung hanya tersisa puluhan hektare.

Data Dinas Kehutanan mencatat, kerusakan hutan mencapai 48 hektare di Tegal dan 120 hektare di Brebes. Di kawasan Capit Urang–Igir Klanceng, Kabupaten Brebes, kerusakan tercatat seluas 25 hektare.

Baca Juga : Tragedi Siswa SD Bunuh Diri di NTT, DPR Nilai Negara Gagal Penuhi Hak Dasar Pendidikan

Selain alih fungsi lahan, longsor di kawasan Gunung Slamet juga dipicu oleh curah hujan ekstrem yang menyebabkan tanah jenuh air dan menurunkan kestabilan lereng, terutama di area dengan kemiringan terjal dan struktur tanah yang rapuh.

Baca Juga : Pengamat: Jokowi Tak Sekadar Bangun Optimisme, PSI Disiapkan Jadi Kendaraan Politik 2029

Menurut Hindun, penetapan Gunung Slamet sebagai taman nasional akan memberikan perlindungan menyeluruh terhadap ekosistem dan menjadi langkah strategis untuk mencegah bencana ekologis berulang di masa depan. 

(Cw1/Nusantaraterkini.co)