Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kagum Akan Sosok Prabowo, Ini Alasan Luhut Dukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024

Editor:  Annisa
Reporter: Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendeklarasikan dukungannya pada pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

Dilansir dari media sosial Instagramnya @luhut.pandjaitan, Luhut mengaku alasan utama ia mendukung Prabowo lantaran Prabowo sosok pekerja keras. Ia mengatakan Prabowo juga sudah terbukti keberhasilannya.

Selain itu, Luhut mengatakan, bahwa ia mendukung program pemerintah Jokowi. Terkait hal ini, Prabowo pun membawa keberlanjutan pemerintahan Presiden Jokowi.

"Perkenalan saya dengan Pak Prabowo mungkin 40 tahun ya, berkenalan dan bekerjasama. Dan saya melihat kinerja Pak Prabowo dia manusia juga ya yang tidak luput kekurangan tapi yang ingin saya sampaikan dia pekerja keras dan menurut saya pintar. Dan kecintaannya pada NKRI sudah tidak bisa dan tidak perlu diragukan," katanya, dikutip Sabtu, (3/2/2024).

Baca Juga : Bobby Dampingi Menko Ekonomi dan Menko Pangan Tinjau Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura di Humbahas

Luhut juga mengaku senang saat Prabowo memutuskan untuk berdamping dengan anak Presiden Jokowi yakni Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres. 

Bak don't judge a book the cover, alasan Luhut menyenangi hal tersebut, lantaran Prabowo memberikan contoh baik kepada kita semua untuk tidak pernah memandang sebelah mata orang lain, bisa jadi mereka memiliki kemampuan khusus yang selama ini tak terlihat karena tidak mendapat kesempatan.

"Idealisme dan konsistensi dalam bersikap Pak Prabowo, serta keterwakilan anak muda dalam diri Mas Gibran, memantapkan saya untuk memilih pasangan ini pada 14 Februari 2024 nanti sebagai pelanjut tongkat estafet kepemimpinan yang akan membawa negeri ini menuju visi besar Indonesia Emas 2045," kata Luhut.

Baca Juga : Pembatasan BBM saat 17 Agustus 2024, Jokowi: Belum Ada Pemikiran ke Sana

Lebih lanjut, Luhut bercerita, ia mengingat momen 14 Juli 2019, dimana Jokowi dan Prabowo bertemu dan duduk berdampingan pada proyek besar kala itu, MRT.

"Namun saya yakin seluruh masyarakat Indonesia saat itu juga sama bahagianya dengan saya yang melihat dua negarawan ini akhirnya berpelukan. Satu hal yang saya percaya adalah pertemuan keduanya terjadi karena kebesaran hati Presiden Joko Widodo, dan keikhlasan seorang Prabowo Subianto," kata Luhut.

(Ann/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Herman Khaeron Ingatkan Perminas dan MIN.ID: Jangan Saling Tabrak dalam Kelola Sektor Strategis ​