Nusantaraterkini.co, MEDAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan peringatan Isra’ dan Mikraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan penyambutan Bulan Suci Ramadhan, Rabu (4/2/2026).
Selain itu, dalam kegiatan ini juga turut digelar wisuda Tahfidz Al-Qur’an Juz 30, pembagian hadiah lomba MTQ, tausiyah, dan adzan, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Kementerian Agama Kota Medan dan Yayasan Pendidikan Intensif Agama Islam (YPIAI).
Baca Juga : Napi Korupsi Pakai HP Dipindahkan ke Nusakambangan, Komisi XIII Dukung Langkah Menteri Agus Andrianto
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas I Medan beserta jajaran, unsur Forkopimcam Medan Helvetia, Kemenag Kota Medan, KUA Medan Helvetia, Lurah Tanjung Gusta, Ketua YPIAI, penceramah Ustad Abdil Muhadir Ritonga, serta Qori Internasional Ustad Mad Kasad Lubis.
Baca Juga : Sebanyak 3.088 Narapidana dan 17 Anak Binaan Peroleh Remisi Natal, 43 Diantaranya Langsung Bebas
Rangkaian acara meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama, wisuda Tahfidz Al-Qur’an Juz 30 kepada 10 WBP, pembagian hadiah perlombaan, sambutan, tausiyah, dan doa penutup.
Dalam tausiyahnya, Ustad Abdil Muhadir Ritonga, menyampaikan Penting bagi kita untuk terus mengingat nilai-nilai spiritual dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga : Peringati Isra Mikraj, Rawantara Gelar Festival Anak Soleh di Aceh Tamiang
"Masjid harus menjadi tempat ibadah, bukan sekadar objek wisata, karena harta dan benda tidak kekal, sedangkan ilmu dan amal adalah bekal yang abadi, serta sholat adalah sumber kedamaian," ujarnya.
Baca Juga : Isra Mikraj 2026 Dinilai Relevan Bangun Karakter dan Etika Sosial Umat Islam
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan dalam sambutannya juga turut menyampaikan pentingnya memperkuat pembinaan keagamaan di dalam Lapas.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan keagamaan, sekaligus membangun sinergi antara Lapas dan Kementerian Agama demi membentuk pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Medan menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan keagamaan dan membangun sinergi guna membentuk warga binaan yang berakhlak mulia dan siap kembali berkontribusi positif di masyarakat.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
