Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Awal 2026, Pengiriman Barang lewat Kereta Api di Sumut Naik Pesat

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Potret kereta api melintas. (Foto: dok istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) mengawali tahun 2026 dengan catatan positif.

Dalam satu bulan pertama, sebanyak 58.283 ton barang telah didistribusikan menggunakan jasa kereta api. Ada lima jenis angkutan yang menjadi primadona, yaitu karet (latex), minyak sawit (CPO), petikemas, BBM, hingga paket kiriman retail.

Baca Juga : Libur Imlek 2026: Ribuan Penumpang Padati Kereta Api di Sumatera Utara Jelang Ramadan

"Para mitra angkutan masih memilih kereta api sebagai pilihan untuk mendistribusikan komoditas mereka karena sekali jalan bisa angkut banyak, waktunya pasti, dan barang lebih aman sampai tujuan," ujar Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, Rabu (4/2/2026). 

Baca Juga : Libur Imlek 2026: 26 Ribu Tiket Kereta Api Sumut Ludes Terjual, KA Putri Deli jadi Favorit

Tren menarik terlihat pada layanan pengiriman paket retail atau Barang Hantaran Penumpang (BHP). Selama Januari 2026, volumenya menembus angka 690 ton. Jumlah ini naik dua kali lipat lebih dibanding tahun lalu yang berada di angka 325 ton.

Kenaikan drastis ini dipicu oleh ramainya aktivitas belanja masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan dan libur panjang di awal tahun. Bagi warga yang ingin kirim paket, layanan ini tersedia di rangkaian KA Sribilah Utama tujuan Rantau Prapat dan KA Putri Deli tujuan Tanjungbalai.

Baca Juga : Ambisi Gerbang Barat: Gubernur Bobby Nasution Gagas Mega-Integrasi Logistik Sumatera Utara

“Tidak hanya tersedia di stasiun keberangkatan maupun tujuan, tapi juga terdapat di stasiun antara tempat pemberhentian kedua KA tersebut,” imbuhnya.

Layanan ini memudahkan warga mengirim apa saja, mulai dari surat penting, sepeda, motor, hingga makanan olahan dan hewan peliharaan. Kecepatan dan keamanan menjadi alasan utama warga beralih ke jasa ini untuk mengirim produk unggulan daerah ke kota lain.

Selain paket retail, pengiriman BBM juga menunjukkan kenaikan yang cukup berarti. Sebanyak 31.937 ton BBM telah disalurkan ke berbagai daerah, jumlah tersebut naik 22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu dimana dalam satu bulan mengangkut 26.148 ton.

Pasokan energi yang dikirim dari Stasiun Labuan menuju Siantar dan Kisaran ini bertujuan agar stok Pertalite, Bio Solar, hingga Pertamax di SPBU tetap terjaga, meskipun cuaca sedang tidak menentu.

"KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen penuh untuk terus menjaga kelancaran perjalanan kereta barang sebagai jalur logistik yang aman dan bisa diandalkan dalam segala kondisi," tuturnya.

"Bagi KAI, kelancaran distribusi ini adalah kunci utama agar roda perekonomian masyarakat di Sumatera Utara tetap bergerak stabil dan tumbuh lebih cepat. KAI akan terus memastikan setiap komoditas sampai ke tujuan tepat waktu demi mendukung kemajuan ekonomi daerah yang berkelanjutan," tegas Anwar.

(zie/nusantaraterkini.co)