Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IYE Madina Pertanyakan Keabsahan Ijazah Wakil Bupati Atika Azmi Utammi

Editor:  hendra
Reporter: REZA
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ibu Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi ketika mengunjungi keluarga korban kebakaran beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

nusantaraterkini.co, MADINA - Indonesian Youth Episentrum (IYE) Mandailing Natal (Madina) mempertanyakan terkait keabsahan ijazah Strata-1 dan Strata-2 dari Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi. 

Hal ini disampaikan oleh Ketua IYE Madina, Farhan Donganta kepada media, Jum'at (11/4/2025). 

"Kita tahu sudah periode Ibu Wakil Bupati kita menjabat. Namun sayangnya hingga kini, kita sebagai generasi muda dan mahasiswa Madina tidak pernah melihat dan tahu keabsahan dari ijazah Ibu Wakil Bupati," jelas Farhan. 

Baca Juga : IYE Madina Nilai Kejatisu Lamban Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Stunting di Madina

Apalagi menurut Farhan, dalam dua kali Pilkada Madina, Wakil Bupati Madina tidak pernah melampirkan ijazah S-1 ataupun S-2nya yang dari University Of New South Wales, Australia. Melihat ini, Farhan meminta Wakil Bupati Madina, untuk jujur ke publik terkait kebasahan ijazahnya ini. 

"Baiknya jujur sajalah. Apakah benar Ibu Wakil benar-benar berkuliah atau kerja di Australia. Kalau memang beliau kuliah mulai dari S-1 hingga S-2 di Australia, maka kami sebagai pemuda-pemudi asli Madina pasti bangga. Namun, kalau beliau tidak kuliah namun mengaku kuliah ini akan membuat kami sangat malu," ungkap Farhan.

Sementara itu, Founder Madina Care, Wadih Al-Rasyid, berpendapat berbeda. Dia yakin Ibu Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi benar-benar berkuliah dan menamatkan pendidikannya di Australia. Sehingga publik Madina tak seharusnya untuk mempertanyakan tentang keabsahan ijazah Atika. 

Baca Juga : Bapenda Madina Dianggap IYE Tak Transparan Usai Menjawab Surat Mereka Terkait Air Minum Kemasan

"Saya yakin beliau berkuliah di sana. Bahkan, sepengatahuan saya beliau sempat bekerja di Australia. Tak perlu lah mempertanyakan keabsahan ijazahnya. Kita tinggu saja, mungkin Bu Wakil sedang mengurus kesetaraan ijazahnya ke Dikti," tutur Wadih. 

Dia menjelaskan, di Indonesia ada regulasi yang mengatur bagi mereka-mereka yang lulusan Universitas luar negeri. Sehingga ijazahnya diakui oleh Pemerintah Indonesia. 

"Karena itu, sebelum digunakan sebagai persyaratan ketika Pilkada kemarin. Ijazah Bu Wakil harus diurus dulu kesetaraan ke Dikti atau Kemendiknas. Berbaik sangka saja lah kita," tutupnya. 

Baca Juga : Pinca BRI Panyabungan Kunjungi Kapolres Madina, Pererat Sinergi Antar instansi

(Mra/nusantaraterkini.co)