Oknum Personel Satresnarkoba Polres Pelabuhan Belawan Diduga Minta Uang ke Tersangka Narkoba, FPMS Angkat Bicara
Institusi Polri kembali tercoreng. Kali ini viral seorang oknum personel Satresnarkoba Polres Pelabuhan Belawan berinisial DDT diduga meminta uang
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Institusi Polri kembali tercoreng. Kali ini viral seorang oknum personel Satresnarkoba Polres Pelabuhan Belawan berinisial DDT diduga meminta uang ratusan juta ke tersangka narkoba.
Perminta uang itu dilakukan untuk membebaskan tersangka R yang terjerat kasus narkoba.
Dalam video yang diterima redaksi, tampak seorang personel Satresnarkoba Polres Pelabuhan Belawan menelpon seseorang pria melalui sambungan telepon video call (VC).
Dalam obrolan itu, oknum tersebut mengatakan kalau tersangka R merupakan sahabat yang ditelepon dan meminta uang tebusan sekitar Rp200 juta. "Kalau Rp5 juta boleh lah," jawab pria tersebut
Setelah beberapa saat, oknum tersebut meminta teleponan itu dilanjutkan tidak menggunakan VC.
Menyikapi hal itu, Forum Pemuda Madani Sumut (FPMS) pun angkat bicara. Merek berencana akan menggelar aksi unjukrasa ke Polda Sumut.
"Kami meminta kepada Kapolda Sumut melalui BidPropam Polda-SU untuk memproses oknum polisi berinisial DDT di Satresnarkoba Polres Pelabuhan Belawan yang kami nilai adanya dugaan memberhentikan proses tindak pidana narkoba dengan melakukan penebusan senilai 100 juta melalui video call yang kami dapatkan," ujar Ketua FPMS, Randi Permana, Selasa (27/1/2026).
Randi juga menegaskan akan memberikan video tersebut jika pihak Polda Sumut membutuhkannya untuk keperluan penyelidikan.
"Kami mendesak Kapolda Sumut untuk memecat dan memproses oknum polisi DDT dan Kasat Narkoba Polres Belawan karena berdasarkan informasi yang kami dapatkan bahwa narapidana tindak pidana narkotika atas nama R sudah dikeluarkan dan diduga diberhentikan proses penuntutan hukumnya tanpa dasar yang jelas," tegas Randi.
FPMS kata Randi siap mendukung kinerja Dirnarkoba terhadap pemberantasan narkoba sampai ke akar-akarnya di wilayah hukum Polda Sumut.
"Kami siap membantu dan memberikan informasi jika dibutuhkan," tutup Randi.
Sementara hingga saat ini pihak Polres Pelabuhan Belawan belum memberikan keterangan terkait masalah ini.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan