Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan tren positif pada perdagangan Kamis (12/2/2026), setelah ditutup melonjak 1,96 persen ke level 8.290,97 pada sesi sebelumnya.
Penguatan signifikan tersebut terutama ditopang reli saham-saham sektor energi yang mencatatkan kinerja terbaik di antara seluruh sektor. Di sisi lain, sektor keuangan menjadi satu-satunya yang terkoreksi dan menahan laju kenaikan indeks.
Analis Phintraco Sekuritas menilai sentimen positif berasal dari kombinasi optimisme investor terhadap prospek pasar domestik, rilis kinerja emiten yang solid, serta dukungan indikator teknikal. Penguatan rupiah terhadap dolar AS turut menambah daya tarik pasar saham Indonesia.
Baca Juga : IHSG Berpotensi Terkoreksi, Analis Ungkap Level Waspada dan Saham Pilihan Hari Ini
Secara teknikal, pergerakan IHSG menunjukkan sinyal lanjutan kenaikan. Indikator Stochastic RSI bergerak naik, sementara histogram MACD mulai menyempit di area negatif. Peningkatan volume beli juga memperkuat peluang indeks untuk melanjutkan penguatan.
“IHSG berpotensi menguji area resistance di kisaran 8.350 hingga 8.400,” tulis analis Phintraco dalam risetnya.
Dari sisi fundamental, dorongan stimulus fiskal pemerintah dinilai bisa menjadi katalis tambahan pada kuartal I 2026. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp12,83 triliun untuk program stimulus yang berlaku Februari–Maret 2026, meliputi diskon tiket transportasi, potongan tarif tol, serta bantuan sosial.
Baca Juga : IHSG Tertekan 4,73% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp705 Triliun
Momentum konsumsi musiman menjelang Tahun Baru Imlek, Ramadan, hingga Idul Fitri juga diproyeksi mendongkrak aktivitas ekonomi nasional pada awal tahun.
Sementara itu, pertemuan lanjutan antara Bursa Efek Indonesia (BEI) dan MSCI membahas sejumlah agenda strategis, termasuk transparansi pemegang saham di atas 1 persen, penyediaan data investor yang lebih detail, serta peningkatan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen.
BEI juga berencana merilis kebijakan baru berupa shareholders concentration list, yakni daftar saham dengan indikasi kepemilikan terkonsentrasi guna meningkatkan kualitas tata kelola pasar.
Baca Juga : IHSG Berpotensi Lanjut Menguat ke 8.200, Pasar Nantikan Hasil Pertemuan BEI–MSCI
Phintraco merekomendasikan sejumlah saham yang layak dicermati, antara lain WIFI, BBYB, HRUM, NCKL, dan AADI.
Sementara itu, analis MNC Sekuritas menilai IHSG masih memiliki peluang membentuk gelombang lanjutan (wave c) dengan target 8.328–8.440. Namun investor tetap diminta mewaspadai potensi koreksi sehat ke area 8.155–8.239.
MNC Sekuritas merekomendasikan ANTM, PANI, TLKM, dan UNVR sebagai saham pilihan untuk perdagangan hari ini.
Baca Juga : Pasar Menanti Data PDB, IHSG Berpeluang Menguat Terbatas
(Dra/nusantaraterkini.co)
