Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ibu Salah Satu Santriwati Tak Kuasa Tahan Tangis Setelah Mengetahui Anaknya di Cabuli

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
ist

NUSANTARATERKINI.CO, BATUBARA - M, orang tua salah satu siswa yang dicabuli guru Tahfiz di Kabupaten Batubara kecewa dengan perlakuan ZAS. 

Bermaksud ingin anaknya dapat menempuh ilmu agama, penyesalan malah berkelanjutan setelah anaknya dicabuli oleh pelaku ZAS.

M tak kuasa menahan kan air mata saat mengetahui anak gadisnya telah dicabuli oleh pelaku. 

Baca Juga : Modus Kasih ‘Uang Jajan’ Kakek 65 Tahun Tega Cabuli 2 Anak di Bawah Umur

"Sekolahnya bagus. Karena kami disini melihat pembelajaran dan mata pelajarannya yang lengkap. Namun, setelah kami mengetahui ada perbuatan yang tidak sepatutnya dialami oleh anak kami, hati kami sangat teriris," kata M, saat di jumpai. 

Ia mengaku mengetahui hal tersebut setelah ada pertemuan orang tua santri membahas terkait kasus pencabulan yang dilakukan oleh ZAS. 

"Hati saya tidak kuasa menahankan sedih. Anak yang kami besarkan ini dirampas haknya oleh orang yang mungkin kami anggap orang yang terpandang. Kami masukan ke tahfiz untuk menjadikan mereka yang lebih baik. Saya sangat marah," ujarnya. 

Baca Juga : Bocah 2 Tahun Dicabuli Bapak Kos Bernama Pakde, Ibu Korban: Saya Melihat Ada Bercak Merah Dimulut Anak Saya

Atas kejadian tersebut, M telah melaporkan kejadian tersebut ke unit PPA Polres Batubara untuk ditindaklanjuti. 

"Kami berharap ya dia dihukum seberat-beratnya. Saya sudah lapor dan percaya ke polisi. Karena kami berharap tidak ada lagi korban lain, saat ini sepengetahuan saya ada enam korban," pungkasnya. 

(*/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Dijadwalkan Digusur Hari Ini, Pedagang Pasar Sambas Sampaikan Aspirasi