Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dua Pekan Kasus Mobil Tangki BBM Terbakar Belum Terungkap, Kinerja Polres Padangsidimpuan Disorot

Alasan Menunggu Tim Inafis Polda Sumut

Dua pekan kasus mobil modifikasi pengangkut solar terbakar di Padangsidimpuan belum terungkap. Polisi masih menunggu Tim Inafis Polda Sumut.

Bagikan:
Masyarakat yang melintas melihat kondisi mobil mini bus yang terbakar usai mengangkut BBM Ilegal dengan memodif isi dalamnya di Padangsidimpuan. (Foto: nusantaraterkini.co)
Masyarakat yang melintas melihat kondisi mobil mini bus yang terbakar usai mengangkut BBM Ilegal dengan memodif isi dalamnya di Padangsidimpuan. (Foto: nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co,  – Penanganan kasus terbakarnya mobil minibus yang diduga dimodifikasi untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Desa Manunggang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Hingga dua pekan setelah kejadian, Polres belum mengungkap identitas kendaraan maupun pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Alih-alih menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan, kepolisian justru berdalih masih menunggu kedatangan Tim Identifikasi (Inafis) Polda Sumatera Utara untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di lokasi kejadian.

AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Naibaho saat dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus tersebut, Rabu (4/11/2026) mengatakan, pihaknya masih menunggu kepastian jadwal kedatangan tim Inafis dari Polda Sumut. Ia mengaku sedang berada di Medan saat dikonfirmasi.

"Inafis Poldasu mau datang, nanti saya tanyakan ke Kanit Identifikasi kapan kepastian kedatangannya, kebetulan saya sedang berada di Medan," ujarnya.

Sebelumnya, kebakaran mobil tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (19/10/2026) malam. Peristiwa itu sempat membuat warga sekitar panik lantaran kendaraan diduga membawa BBM dalam jumlah tertentu.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena muatan bahan bakar dikhawatirkan memicu ledakan maupun memperluas kobaran api ke lingkungan permukiman.

Kapolres Padangsidimpuan sebelumnya menyatakan penyidik masih berupaya melengkapi alat bukti untuk mengungkap perkara tersebut.

"Sudah ada, ini lagi kita lengkapi alat bukti untuk kita ungkap segera," kata Noval saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).

Mahasiswa Soroti Lambannya Pengungkapan

Belum adanya kejelasan mengenai kasus tersebut turut mendapat perhatian masyarakat. Sukma Sembiring, mahasiswa asal Kabupaten Karo yang menempuh pendidikan di Medan, mengaku mengikuti perkembangan pemberitaan terkait kebakaran mobil tersebut.

Ia menyayangkan belum adanya perkembangan pengungkapan kasus meskipun sudah berlalu sekitar dua pekan sejak kejadian.

Menurut Sukma, kepolisian perlu menunjukkan keseriusan dalam menangani perkara tersebut. Sebab, meskipun terlihat sebagai kasus lokal, peristiwa kebakaran kendaraan yang diduga mengangkut BBM berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

"Saya berharap Kasat Reskrim dan Kapolres Padangsidimpuan harus sejalan dalam pengungkapan kasus ini. Walaupun kasus sepele, ingat dampaknya sangat besar," kata Sukma, Kamis (5/11/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian ikut dipertaruhkan dalam penanganan perkara yang menjadi perhatian publik tersebut.

Sukma menilai, penyelidikan harus dilakukan secara serius dan transparan agar masyarakat mendapatkan kepastian mengenai penyebab kebakaran, asal-usul kendaraan, serta dugaan aktivitas pengangkutan BBM menggunakan tangki modifikasi.

"Pengungkapan kasus ini dinilai penting bukan hanya untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum, tetapi juga mencegah potensi praktik serupa yang dapat membahayakan keselamatan warga," tegas Sukma.

"Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto juga memberikan untimatum bahwa jangan ada yang aneh - aneh, semboyan Polisi Bersama Masyarakat sedang diuji dan disorot," ungkapnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait