Ironis! Pernah Terlibat Kecelakaan Maut, Remaja di Padangsidimpuan Kembali Langgar Lalu Lintas
Pernah terlibat kecelakaan maut pada Agustus, remaja di Padangsidimpuan kembali terjaring razia karena tak pakai helm dan gunakan knalpot brong.
Nusantaraterkini.co,ย PADANGSIDIMPUAN โ Pengalaman mengalami kecelakaan maut rupanya belum cukup membuat seorang remaja di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, lebih disiplin dalam berlalu lintas.
Remaja yang pada Agustus 2026 lalu terlibat kecelakaan hingga menyebabkan salah seorang rekannya meninggal dunia itu kembali terjaring penindakan petugas Satlantas Polres Padangsidimpuan, Kamis (5/11/2026) sore.
Ironisnya, saat dihentikan petugas, tangan remaja yang mengenakan kaus cokelat tersebut masih terlihat dibalut penyangga akibat patah tulang yang dialaminya dalam kecelakaan sebelumnya.
Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya terhindar dari penindakan. Petugas menemukan sejumlah pelanggaran, mulai dari tidak mengenakan helm, menggunakan knalpot brong, hingga tidak membawa dokumen kendaraan.
Karena pelanggaran yang ditemukan cukup banyak, polisi akhirnya memberikan sanksi tilang sekaligus menahan sepeda motor yang digunakannya.
Dalam kecelakaan pada Agustus lalu, remaja tersebut diketahui menjadi salah satu penumpang sepeda motor yang ditumpangi empat orang. Insiden yang terjadi pada dini hari itu mengakibatkan seorang rekannya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selain remaja tersebut, petugas juga menemukan pelanggaran lain yang tak kalah memprihatinkan.
Seorang pria yang mengendarai sepeda motor bersama dua anak dan istrinya yang tengah hamil turut dihentikan polisi. Mirisnya, seluruh penumpang kendaraan tersebut tidak mengenakan helm.
Petugas kemudian memberikan surat teguran sebagai bentuk peringatan agar pengendara lebih memperhatikan keselamatan diri dan keluarganya saat berada di jalan raya.
Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan AKP Jonni Silalahi mengatakan, penindakan dalam kegiatan tersebut difokuskan pada sejumlah pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Prioritas petugas antara lain penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, pengendara tanpa helm, serta pengendara yang melawan arus.
Jonni mengaku prihatin karena masih menemukan pengendara yang mengabaikan aturan, termasuk seseorang yang sebelumnya pernah mengalami kecelakaan fatal.
"Kebetulan tadi kita temukan pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, memakai knalpot brong, dan tidak membawa dokumen kendaraan. Dia juga pernah menjadi korban kecelakaan saat dibonceng bersama tiga orang rekannya. Saat itu mereka berboncengan empat pada dini hari dan mengalami kecelakaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia," ungkap Jonni.
Menurutnya, kejadian tersebut seharusnya menjadi pelajaran penting agar pengendara semakin sadar akan risiko berkendara tanpa mematuhi aturan.
Pihaknya pun mengambil tindakan terhadap sepeda motor yang digunakan remaja tersebut sebagai bentuk penegakan aturan sekaligus peringatan agar kejadian serupa tidak terulang.
Satlantas Polres Padangsidimpuan memastikan penertiban terhadap pengendara yang melanggar aturan akan terus dilakukan.
"Polisi berharap masyarakat tidak hanya tertib karena takut ditilang, tetapi juga memahami bahwa penggunaan helm, kelengkapan kendaraan, dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas merupakan bagian penting untuk melindungi nyawa diri sendiri maupun orang lain," tutupnya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSIronis! Pernah Terlibat Kecelakaan Maut, Remaja di Padangsidimpuan Kembali Langgar Lalu Lintas
hendra·1 menit yang lalu -
SUMSELPerkuat Ekosistem Peternak Mikro, Bulog Sumsel Babel Salurkan 1.252 Ton Jagung SPHP
hendra·30 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBareskrim Tetapkan Mantan Kabag Monitoring Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Ilegal
hendra·47 menit yang lalu -
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan