Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

DPR Dorong Prabowo Secara Tegas Nyatakan Narkotika Bahaya Laten

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
DPR Dorong Prabowo Secara Tegas Nyatakan Narkotika Bahaya Laten

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan, meminta agar Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyatakan narkotika sebagai bahaya laten bangsa dalam pidato kenegaraan 17 Agustus mendatang. 

Ia juga mendorong Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk menetapkan status tersebut dalam Ketetapan MPR sebagai bentuk komitmen politik nasional.

BACA JUGA: Tak Tuntas Jual Beli Karena Developer Menghilang, Masyarakat: Minta Keadilan, Setiap Hari Mencekam

“Saya minta, nanti saat Presiden Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan, secara resmi menyatakan bahwa narkotika adalah bahaya laten bagi bangsa dan negara ini,” ujar Hinca, Selasa (15/7//2025).

Hinca mengungkapkan bahwa tahun lalu DPR sudah siap mengesahkan revisi Undang-Undang Narkotika dan bahkan menggabungkannya dengan UU Psikotropika. Namun, menurutnya, pemerintah justru menarik diri.

“Saya tahun lalu itu undang-undang narkotika ini sudah pada posisi di Komisi III siap, bahkan digabung dengan UU psikotropika. Tapi pemerintah menarik diri, tidak sanggup. Ya sudah, kami coret, dan sekarang bola ada di tangan pemerintah,” katanya.

Hinca tidak hanya bicara legislasi, tetapi juga menyerukan peran aktif media untuk menjadi pelopor dalam menggerakkan kesadaran nasional melawan narkoba.

“Sehebat-hebatnya para politisi, penyanyi, dan penari, tak ada artinya tanpa panggung media. Tapi sehebat-hebatnya media, tak berarti juga kalau tak ada isi dan perjuangan,” tegas Hinca. 

Ia menyebut bahwa para wartawan bisa menjadi “efisientrum” demokrasi keempat, melebihi kekuatan hukum.

BACA JUGA: Korban Pengeroyokan Karyawan Resto Minta Keadilan, PH: Segera Tangkap Pelaku

Hinca juga mengingatkan bahwa narkotika bukan sekadar isu kriminal, melainkan ancaman yang telah menyertai sejarah peradaban manusia. 

Ia bahkan menyebut kisah kehancuran Sodom dan Gomora dalam kitab suci sebagai bentuk awal dari kehancuran akibat penyalahgunaan zat terlarang ini.

(cw1/nusantaraterkini.co)