Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Bulog Kanwil Sumsel Babel melakukan sosialisasi dan memastikan jaminan penyerapan gabah petani di Desa Karang Makmur, Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin, Senin (2/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan indeks pertanaman dari satu kali menjadi hingga tiga kali setahun, serta memberikan kepastian harga dan regulasi bagi para petani agar program swasembada pangan nasional dapat tercapai melalui produktivitas lahan yang lebih tinggi.
Baca Juga : Polisi Ungkap Pembunuhan Berencana Lansia di Palembang, Jasad Korban Dijerat dan Dibakar
Pihak Bulog mencatat sejak Februari 2025 telah berhasil menyerap sekitar 100 ribu ton Gabah Kering Panen (GKP) dari wilayah tersebut dan menargetkan volume yang lebih besar pada tahun 2026.
Baca Juga : Polda Sumsel Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Baru, Etomidate Berkedok Liquid Vape
Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sumsel Babel, Mersi Windrayani menyampaikan jika pihaknya tengah melakukan survei ketersediaan gudang tambahan untuk menampung lonjakan produksi gabah yang diprediksi meningkat signifikan dibanding tahun lalu.
"Untuk 2026 memang untuk gudang kita tadi sudah ada titik terang ya, mungkin nanti kita juga dapat informasi bahwa di daerah sini juga ada gudang dan akan kita survei, gudang itu sangat diperlukan apalagi dengan untuk pengadaan di tahun ini meningkat dibandingkan 2025," ujar Mersi Windrayani saat diwawancarai langsung usai meninjau sawah petani di Desa Karang Makmur.
Baca Juga : Terancam Digusur, Pedagang Pasar Sambas: Kami Bayar 5-7 Juta
Peningkatan potensi serapan tahun ini juga didukung oleh pergeseran masa panen yang lebih awal, di mana pada 2026 panen sudah dimulai sejak Januari sementara tahun sebelumnya baru dimulai pada Februari.
Baca Juga : Rugikan Negara 13 Miliar, Kejati Sumut Tetapkan Tersangka Pengerjaan KSPN Toba
Penyuluh Pertanian Kecamatan Lalan, Basuki Rahmat menyebut bahwa kehadiran Bulog secara langsung sangat menguntungkan petani karena memberikan kepastian pasar yang mendukung kenaikan indeks pertanaman.
"Diharapkan dengan Bulog datang dan terjun langsung ke sini nanti peningkatan satu IP, indeks pertanaman dari yang biasanya satu kali menjadi dua kali karena didukung oleh keuntungan petani," ungkapnya.
Senada dengan itu, Pengurus Gapoktan dan Brigade Pangan Kecamatan Lalan, Suhardi terus memotivasi petani muda di desa tersebut untuk menambah musim tanam agar kesejahteraan ekonomi mereka meningkat drastis.
"Kami juga mengajak petani-petani muda yang ada di desa ini supaya dapat bisa menanam dua kali, yang tadinya nanam satu kali hanya cukup untuk bayar hutang, kalau nanam dua kali bisa untuk beli motor," ucap dia.
(Adp/Nusantaraterkini.co)
