Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Aktivis Sumut Dikeroyok Puluhan Orang saat Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa di PDAM Tirta Wampu Langkat

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, BINJAI - Seorang aktivis Sumatera Utara asal Kota Binjai menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang yang diduga merupakan anggota geng motor. 

Bahkan korban bernama Randi Permana ini sempat diancam akan di bunuh.

Baca Juga : Jual Narkoba Dekat Rumah Ibadah, Tiga Pria di Binjai Diringkus Polisi

Peristiwa itu terjadi saat korban Randi Permana yang merupakan penanggungjawab aksi unjuk rasa dan Ketua Umum Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Utara (PPMSU) akan menggelar aksi di depan kantor PDAM Tirta Wampu Langkat.

Unjukrasa tersebut untuk meminta agar Bupati Langkat H. Syah Affandin memecat Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Wampu Langkat Hermansyah Sukendar Harahap, SH karena diduga menjual aset perusahaan tanpa izin.

Baca Juga : Dua Aktivis Binjai Ditangkap Satreskrim Polres Binjai: Kasus Masih "Samar"

Saat berapa di Taman Budaya T. Amir Hamzah, Randi dihadang puluhan orang yang diduga anggota salah satu organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di Kabupaten Langkat.

"Saya dihadang ada sekitar 30 puluh orang. Saya yakin mereka merupakan orang suruhan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Langkat. Karena kami tahu kalau Dirut PDAM Tirta Wampu merupakan pengurus salah satu Ormas tersebut," jelas Randi.

Di lokasi tersebut, kata Randi, dirinya mengalami penganiayaan, kepalanya dipukul menggunakan baru. Bahkan, satu dari pelaku mencoba menusuknya dengan besi panjang.

Baca Juga : Viral, Detik-detik Penangkapan 2 Aktivis Binjai oleh Satreskrim Polres Binjai: Kasus Masih "Samar"

"Kepala saya dipukul pakai baru sampai akhirnya robek dan mengeluarkan darah. Bahkan saya hampir ditusuk besi oleh salah satu pelaku, namun saya mengelak," bebernya.

Meski sempat mendapatkan penganiayaan, namun Randi bersama rekan aktivis lainnya tetap melakukan aksi unjuk rasa ke PDAM Tirta Wampu Langkat.

(*/Nusantaraterkini.co)