Dua Aktivis Binjai Ditangkap Satreskrim Polres Binjai: Kasus Masih "Samar"
Dua orang aktivis Binjai ditangkap polisi bersama dua teman lainnya. Kedua aktivis itu adalah AD dan BA. Mereka diamankan saat berada di Agam 2 (warun
nusantaraterkini.co, BINJAI - Dua orang aktivis Binjai ditangkap polisi bersama dua teman lainnya. Kedua aktivis itu adalah AD dan BA. Mereka diamankan saat berada di Agam 2 (warung kopi), jalan T. Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Selasa malam (23/9/2025).
Aksi penangkapan keduanya pun viral di media sosial. Dari video viral yang diterima nusantaraterkini.co, Rabu (24/9/2025), tampak beberapa orang pria berpakaian preman yang diduga merupakan personel Satreskrim Polres Binjai mendatang kedua aktivis yang saat itu sedang bersama teman-teman aktivis lainnya.
Menurut video viral, saat penangkapan terjadi, tidak ada seorangpun pria berpakaian preman menunjukkan identitas dan surat penangkapan.
"Penangkapan ini ada kejanggalan. Saat penangkapan, tiba-tiba kita dikerumuni oleh sejumlah orang yang itu kita tidak tahu apakah mereka pihak kepolisian atau preman. Karena mereka tidak ada satupun menggunakan identitas kepolisian untuk menangkap tekan kita ini," ujar seorang aktivis dalam video viral tersebut.
Dan saat penangkapan, tidak ada ditunjukkan surat perintah penangkapan. Kemudian, lanjut Windi, handphone milik sejumlah rekan aktivis yang bukan menjadi target penangkapan juga di tahan oleh segerombolan pria tersebut.
"Ada beberapa anggota yang kami duga anggota kepolisian. Karena tidak ada identitas, jadi kita duga mereka anggota kepolisian yang mengatakan jangan ada menghubungi siapapun dan jangan ada yang merekam dan handphone kami juga di tahan oleh mereka," katanya.
Setelah selesai melakukan penggeledahan, kata Windi, handphone rekan aktivis dikembalikan dan yang bukan target mereka tidak ikut diamankan.
"Pihak warkop Agam 2 mengatakan tidak ada surat penangkapan. Kami juga tidak tahu itu polisi atau preman. Mereka langsung datang dan mengeruduk," kata pria dalam rekaman video viral itu.
Hal yang sama juga disampaikan kuasa hukum aktivis, Faisal. Dia mengatakan kalau saat penangkapan tidak seorangpun yang menunjukkan surat penangkapan dan identitas.
"Ini pesan buat Kapolri, Kapolda dan Kapolres Binjai. Kita menyayangkan tindakan anggota yang menahan handphone sejumlah aktivis yang bukan merupakan barang bukti atau target penangkapan," katanya.
Selain itu, ada sejumlah anggota yang mengintervensi agar tidak menghubungi dan merekam kejadian tersebut.
"Kalau mereka sesuai SOP melakukan penangkapan, kenapa anggota yang diduga pihak Satreskrim Polres Binjai harus takut ada yang merekam dan menghubungi orang lain," tegas Faisal.
"Tolong Pak Kapolres Binjai, bilangkan sama Pak Kasat Reskrim yang dibawa itu yang mengerti hukum dan KUHP," tutupnya.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti apa kasus hingga kedua aktivis Binjai ditangkap oleh Satreskrim Polres Binjai. Namun isu yang beredar kalau keduanya terlibat kasus tawuran.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Binjai. Nusantaraterkini.co juga sudah coba menghubungi Kasi Humas Polres Binjai, AKP Junaidi, namun belum ada jawaban.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·11 menit yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
25 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·27 menit yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·55 menit yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·56 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBarang Bukti 72 Perkara Dimusnahkan Kejari Binjai, Sabu hingga Ganja Ikut Dibakar
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKeluarga Korban Kekerasan TNI Tuntut Revisi UU Peradilan Militer
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDinilai Lalai Loloskan Senjata Api, Keluarga Pratu Feriscal Bakal Polisikan Cafe Panhead
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINAL1.550 Ekor Trenggiling Dibunuh untuk Perdagangan Ilegal Satwa Liar di Sumut
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIBPS Catat Ekonomi Sumatera Selatan Tumbuh 5,06 Persen di Triwulan III-2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan