Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Adi Prayitno Tidak Habis Pikir saat Prabowo Rangkul Lawan Politiknya Pascajadi Pemenang Pemilu 2024

Editor:  Akbar
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Prabowo Subianto Calon Presiden RI 2024-2029

Adi Prayitno Tidak Habis Pikir saat Prabowo Rangkul Lawan Politiknya Pascajadi Pemenang Pemilu 2024

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Capres 02 Prabowo Subianto disetiap kesempatan menyatakan jika dirinya menjadi pemenang Pilpres 2024 akan diumumkan hari ini 20 Maret oleh KPU maka dirinya bersama Cawapres Gibran Rakabuming Raka akan merangkul semua pihak termasuk lawan di Pilpres untuk bersama-sama membangun bangsa ini.

Menanggapi hal itu, Pengamat politik Adi Prayitno mengaku tak habis pikir dengan apa seringkali disampaikan Prabowo soal rekonsiliasi dengan mengajak semua kompetitornya ikut bersama dalam Pemerintahan dipimpin 5 tahun mendatang. 

Baca Juga : ICW Kritik Wacana Pilkada via DPRD: Bandingkan Anggaran Rp37 Triliun dengan Makan Gratis Rp71 Triliun

"Saya sebenarnya tidak habis pikir dengan pernyataan Prabowo yang selalu akan mengajak lawan politiknya bekerjasama di Pemerintahan sebagai bagian rekonsiliasi. Dimana saya tidak membayangkan Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar hingga Mahfud MD jadi menterinya Prabowo-Gibran itu agak sulit dan rumit," kata Adi, Rabu (20/3/2024).

Adi pun menyatakan dalam setiap kesempatan jika dalam kontestasi Pilpres siapapun yang menang maupun kalah harus menerima hasil tersebut. Dimana, bagi yang menang biarkan berkuasa selama 5 tahun untuk menjalankan program Pemerintahan sesuai dengan kampanye di Pilpres dan bagi yang kalah harus bisa menjadi oposisi dengan berjalan sendirian ditempat yang sunyi.

"Bagi saya, kalau mau melihat hasil setelah 5 tahun selesai, maka biarkan menang ayo jalankan Pemerintahan dengan benar, bagi yang kalah ayo diluar Pemerintah kritik kebijakannya dan ingat ketika kampanye para paslon kan saling kritik program masing-masing. Jadi kalau mereka nantinya rekonsiliasi dan semua masuk ke Pemerintahan buat apa ada Pemilu? lalu APBN sudah dikeluarkan jadi sia-sia karena ada Pemilu ini," tegasnya.

Baca Juga : Bolehkah Yudikatif Berperan Legislatif?

Namun demikian, Adi tetap mengacungi jempol sikap negarawan Prabowo mau mengajak lawan politiknya untuk membangun bangsa.

"Saya masih ingat betul ketika Prabowo dan Gibran itu menyikapi hasil quick count yang mengunggulkan mereka dibandingkan dengan yang lain memang Prabowo mengatakan bahwa akan merangkul semua putra-putri terbaik negara ini yang berasal dari yang berbeda-beda secara politik baik agama dan sebagainya itu adalah sikap negarawan yang saya kira sebagai bentuk ekspresi menurut saya bagus lah," tandasnya. 

(cw1/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Nyatakan Perang Terhadap Sampah, TNI Bergerak Serentak Bersihkan Lingkungan