Nusantaraterkini.co, MEDAN-Kericuhan di luar arena Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumut berbuntut panjang. Panitia Musda XI Partai Golkar Sumut melalui tim pengaman Musda yakni PD AMPG Sumut membuat laporan resmi ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).
Laporan tersebut diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Utara dan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/B/211/II/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 05 Februari 2026.
Baca Juga : Musda Golkar Sumut Ricuh, Bawa Kayu hingga Petasan
Sekretaris Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Sumatera Utara, Gandhy Panigoro, mengatakan, laporan ini disampaikan sebagai bentuk tanggungjawab moral kader Partai Golkar dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta marwah dan wibawa partai, khususnya pada momentum strategis konsolidasi organisasi seperti pelaksanaan Musda.
Gandhy menegaskan, langkah tersebut bukan untuk memperkeruh situasi, melainkan sebagai upaya agar setiap dinamika yang terjadi di luar forum resmi dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hal ini sekaligus mencegah berkembangnya narasi yang dapat merugikan institusi Partai Golkar.
"Dalam hal ini kami juga menekankan bahwa pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Sumut berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian sidang berlangsung sesuai mekanisme organisasi dan tidak terganggu oleh insiden yang terjadi di luar arena kegiatan," kata Gandhy, Jum'at (6/2/2026).
Baca Juga : Panitia Minta Polisi Usut Dalang Kericuhan di Luar Arena Musda XI Golkar Sumut
Musda XI Partai Golkar Sumatera Utara secara sah telah menetapkan Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara periode 2025–2030.
Baca Juga : Terpilih Pimpin Golkar Sumut, Andar Amin Harahap Serukan Kader Akhiri Dinamika dan Perkuat Konsolidasi
“Forum Musda berjalan normal dan demokratis. Kepemimpinan baru telah terpilih secara sah, dan inilah yang seharusnya menjadi fokus utama seluruh kader,” ujarnya.
Menurutnya, pemisahan yang tegas antara jalannya Musda dengan peristiwa di luar arena merupakan hal penting. Hal ini bertujuan agar soliditas internal partai tetap terjaga dan Partai Golkar dapat melangkah ke depan dengan semangat persatuan.
Baca Juga : Pecatan Polisi Ngaku Disuruh Atasan Jual 1 Kg Sabu, Polda Sumut Buka Suara
PD AMPG Sumatera Utara berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara objektif. Sehingga setiap agenda partai ke depan dapat berlangsung aman, tertib dan bermartabat.
Baca Juga : Jelang Ramadan, Polda Sumut Gelar Apel Operasi Keselamatan Toba 2026
(Cw2/Nusantaraterkini.co)
