Nusantaraterkini.co, MEDAN-Pemerintah Kota Medan semakin agresif dalam menata kebersihan lingkungan demi mewujudkan wajah kota yang lebih asri. Pada Kamis (5/2/2026), Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, turun langsung ke lapangan untuk memimpin operasi pembersihan tumpukan sampah yang mengendap di bantaran Sungai Deli, tepatnya di kawasan Jalan Pertempuran, Pulo Brayan.
Dalam aksi "bersih-bersih" skala besar ini, satu unit alat berat dikerahkan untuk mengeruk tumpukan sampah yang sulit dijangkau tenaga manusia. Zakiyuddin, yang didampingi oleh jajaran pimpinan perangkat daerah mulai dari Dinas Lingkungan Hidup hingga BPBD, menegaskan bahwa titik pembuangan sampah ilegal di pinggiran sungai harus segera dihentikan.
Baca Juga : Investasi SDM Unggul: KPRI Pemko Medan Kucurkan Dana Pendidikan bagi 110 Pelajar Berprestasi
"Kita lihat langsung titik pembuangan sampah ini berseberangan dengan sungai Deli. Jadi banyak sampah dari permukiman warga yang jatuh ke sungai, hari ini kita angkat semua," jelasnya di sela-sela peninjauan.
Baca Juga : Mekanisasi Pertanian Medan: Zakiyuddin Harahap Salurkan Alsintan untuk Genjot Produksi Pasca-Banjir
Aksi ini ternyata memiliki napas yang sama dengan visi besar di tingkat nasional. Zakiyuddin mengungkapkan bahwa penguatan budaya gotong royong ini sejalan dengan program kebersihan lingkungan yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Pemko Medan bertekad menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin mingguan yang melibatkan seluruh lapisan, mulai dari perangkat lingkungan hingga tingkat kecamatan.
"Kita ingin semangat gotong royong ini kembali hidup di tengah masyarakat, sebagaimana pesan Bapak Presiden Prabowo," tambahnya.
Baca Juga : Tanggap Darurat Banjir Medan: BBWS Sumatera II Pasang 40 Meter Bronjong Penahan Erosi Sungai Deli
Demi menjaga konsistensi warga, Pemko Medan juga menyiapkan strategi motivasi berupa pemberian apresiasi atau hadiah bagi lingkungan yang paling disiplin menjaga kebersihan wilayahnya. Selain fokus pada pengerukan, pemerintah berencana membangun jalur akses permanen di bantaran sungai agar proses pengangkutan sampah ke depannya lebih efektif dan tidak lagi menghambat mobilitas warga.
Baca Juga : Masih Menjadi Langganan Banjir, Pemko Medan Diminta Siapkan Penanganan Menyeluruh
"Targetnya jelas, mengembalikan citra Medan sebagai kota yang bersih, nyaman, dan sehat bagi seluruh warganya," pungkas Zakiyuddin.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : 58 Hari Pascabencana, PDI Perjuangan Laksanakan Perayaan Natal di Hutanabolon Tapteng
