Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

481 Siswa di Bogor Diduga Keracunan MBG, Irma Suryani Minta Ketegasan Kepala BGN

Sebanyak 481 siswa di Dramaga, Bogor, diduga keracunan MBG. Irma Suryani meminta Kepala BGN bertindak tegas.

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, meminta Kepala BGN memperketat pengawasan terhadap pengelola SPPG dan ahli gizi, Rabu (28/10/2026).(foto: istimewa)
Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, meminta Kepala BGN memperketat pengawasan terhadap pengelola SPPG dan ahli gizi, Rabu (28/10/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Kasus dugaan keracunan makanan dalam program (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sebanyak 481 siswa dari SMPN 1 Dramaga dan SMPN 2 Dramaga mendatangi fasilitas kesehatan setelah mengeluhkan gejala mual dan pusing, Selasa (27/10/2026).

Peristiwa tersebut mendapat perhatian Anggota Komisi IX DPR, Chaniago. Ia meminta Kepala () bertindak lebih tegas terhadap Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan ahli gizi yang bertanggung jawab dalam penyediaan makanan MBG.

“Duh, kok terjadi terus ya? Kepala harus lebih tegas pada Kepala SPPG dan ahli gizi. Karena sebenarnya, jika mereka bekerja sesuai tugasnya, tidak akan ada makanan yang keluar dari dapur dalam keadaan basi,” ujar Irma kepada Nusantaraterkini.co, Rabu (28/10/2026)

Kasus di Dramaga ini menambah daftar insiden dugaan di Kabupaten Bogor dalam kurun waktu sepekan. Sebelumnya, sebanyak 103 murid SMPN 2 Cisarua dilaporkan mengalami kejadian serupa, Rabu (21/10/2026).

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa kondisi para siswa yang mendapatkan penanganan medis di Dramaga berangsur stabil.

“Dari 481 siswa-siswi ini, setelah diberikan pengobatan dan penanganan, kondisinya stabil, kondisinya baik. Tugas kami Pemerintah Kabupaten Bogor berfokus kepada pemberian layanan kesehatan kepada siswa-siswi dan guru,” kata Rudy saat meninjau penanganan medis di Puskesmas Cangkrawok, Dramaga.

Pemerintah daerah, lanjut Rudy, memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi para siswa dan guru yang mengeluhkan gejala tersebut. 

"Kejadian ini menjadi perhatian terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya dalam memastikan setiap tahapan penyediaan makanan berjalan sesuai prosedur keamanan pangan," pungkasnya.

 (LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait