Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Trump Ungkap Putin dan Zelensky Segera Bertemu, Upaya Akhiri Perang Rusia-Ukraina Kembali Bergulir

Trump menyebut Putin dan Zelensky segera bertemu untuk membahas perdamaian Rusia-Ukraina. Perundingan baru diperkirakan berlangsung November 2026.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 6 April 2026. (Foto: Xinhua/Li Yuanqing)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 6 April 2026. (Foto: Xinhua/Li Yuanqing)
A A

Nusantaraterkini.co, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald menyatakan Presiden Rusia Vladimir dan Presiden Ukraina Volodymyr berpeluang segera bertemu untuk membahas upaya mengakhiri perang Rusia-Ukraina yang telah memasuki tahun kelima.

Pernyataan tersebut disampaikan kepada wartawan pada Rabu (28/10/2026), di tengah upaya diplomatik Washington untuk mendorong dimulainya kembali perundingan damai antara Moskow dan Kyiv.

“Akan ada pertemuan yang direncanakan sesegera mungkin dan banyak kemajuan yang akan dibuat,” kata Trump, seperti dikutip AFP, Rabu (28/10/2026).

Sebelumnya, menyampaikan harapan agar pembicaraan yang dimediasi Amerika Serikat dapat berlangsung pada November 2026. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali proses negosiasi yang selama ini belum menghasilkan kesepakatan.

Pihak Kremlin juga menyebut rencana pertemuan yang melibatkan tiga negara akan digelar di Uni Emirat Arab (UEA) pada November mendatang. Namun, upaya tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait perbedaan sikap Rusia dan Ukraina mengenai penyelesaian konflik.

Salah satu hambatan utama adalah sikap yang sebelumnya menyatakan keberatan untuk bertemu langsung dengan Zelensky. Moskow juga tetap menginginkan penguasaan atas seluruh wilayah di bagian timur Ukraina, tuntutan yang menjadi salah satu persoalan penting dalam upaya mencapai kesepakatan damai.

Sementara itu, Trump telah menjadikan penyelesaian perang Rusia-Ukraina sebagai salah satu agenda diplomatiknya sejak kembali menjabat sebagai Presiden AS pada Januari 2025. Saat itu, ia berjanji dapat mengakhiri perang tersebut dalam waktu 24 jam.

Meski demikian, berbagai upaya diplomasi yang ditempuh Washington hingga kini belum menghasilkan penyelesaian definitif. Konflik yang telah berlangsung sejak invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada Februari 2022 itu terus menimbulkan korban jiwa dan dampak luas bagi kedua negara.

Rencana pertemuan pada November mendatang kini menjadi salah satu perkembangan yang dinantikan dalam upaya menghidupkan kembali perundingan damai. Meski demikian, peluang tercapainya kesepakatan masih bergantung pada kesiapan kedua pihak untuk mencari titik temu atas tuntutan masing-masing.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait