Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pasca dilantik menjadi Presiden RI, Prabowo Subianto akhirnya memulai kunjungan ke beberapa negara secara berurutan.
Menanggapi itu, Waketum Partai Gerindra, Rahayu Saraswati, menjelaskan Prabowo ingin Indonesia menjadi salah satu negara target para investor.
Baca Juga : Izin Tambang Martabe Dicabut, PT Agincourt Resources Layangkan Surat Klarifikasi
"Ini jelas bahwa Indonesia ini negara yang sangat besar, sangat luas. Dengan kondisi APBN, itu tidak mungkin bisa melakukan pertumbuhan ekonomi seperti yang kita harapkan, yaitu 8% dalam waktu 5 tahun ini. Jadi perlu ada investasi yang besar-besaran ke Indonesia," kata Sara sapaan akrabnya, Senin (11/11/2024).
Baca Juga : DPR Dukung Instruksi Prabowo Bersih-Bersih BUMN, Nasim Khan: Jangan Ada Tebang Pilih
Ia menekankan adanya investor asing di Indonesia justru akan menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Lawatan Prabowo ke luar negeri dianggap akan menggambarkan Indonesia negara yang terbuka untuk bisnis.
"Ini bukan berarti kita terus menghilangkan lapangan pekerjaan, justru menciptakan lapangan pekerjaan. Dananya itu masuk ke Indonesia, menggenjot lapangan pekerjaan, supaya perputaran dananya itu di sini," ujarnya.
Baca Juga : Tiba di Jepang, Presiden Prabowo akan Kunjungi Paviliun Indonesia pada Expo 2025 Osaka
"Dengan beliau keliling, itu kan sebenarnya membuka pintu bahwa kita ini open for business. Kita ini akan menghadirkan hukum yang jelas, karena kepastian hukum yang dibutuhkan oleh investor," tambahnya.
Baca Juga : Delegasi Jepang Puji Lapas Cipinang Usai Tampilkan Pembinaan Produktif
Sara menekankan kunjungan Prabowo ke luar negeri tak hanya untuk mencari investor melainkan menjalin hubungan yang baik dengan komunitas dunia. Ia menekankan Indonesia akan tetap bersikap netral.
"Bahwa kita adalah negara yang, satu merdeka, yang tidak akan diadu domba untuk kepentingan pihak manapun dan kita clear pesannya adalah silakan berinvestasi, tetapi kita netral dan kita tidak akan berpihak, jika ada konflik geopolitik yang akan terjadi," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini.
Baca Juga : 18 Tahun Gerindra, Erwin Efendi Lubis Pimpin Aksi Bersih Lingkungan dan Bagi Sembako di Madina
Rahayu menegaskan jika posisi bangsa Indonesia sudah jelas berada di pihak Palestina. Prabowo disebut akan memperjuangkan hal itu.
Baca Juga : HUT ke-18 Partai Gerindra, Sekjen Sugiono Serukan Konsolidasi dan Aksi Nyata
"Karena ini tentunya sangat ramai sekali persoalan konflik-konflik yang terjadi, dan jelas bahwa kita di pidato beliau, menyampaikan di hadapan utusan-utusan negara, berani untuk menyampaikan bahwa kita tetap akan berpihak untuk kemerdekaan Palestina," ujarnya.
"Dan itu saya rasa pesan yang tidak banyak pemimpin-pemimpin negara lakukan, tapi Presiden Prabowo jelas bahwa kita ingin adanya kemerdekaan untuk masyarakat Palestina," imbuhnya.
Diketahui Prabowo telah melakukan Kuningan kenegaraan ke Beijing, China. Rencananya Presiden ke-8 RI akab melanjutkan lawatannya ke Amerika Serikat.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
