Nusantaraterkini.co - Presiden Joko Widodo menyalurkan bantuan pangan ke masyarakat di Gudang Bulog di Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Selasa, (30/1). Tak hanya menyalurkan bansos, Jokowi juga membagikan sepeda dalam acara tersebut.
Sama seperti saat penyaluran bantuan di Gudang Bulog Purwomartani, Kabupaten Sleman, Jokowi hanya membawa 2 sepeda untuk dibagikan ke masyarakat yang hafal Pancasila.
"Silakan angkat tangan yang hafal Pancasila," ujar Jokowi.
Baca Juga : KPK Disarankan Surati OCCRP Usai Jokowi Masuk Daftar Pimpinan Terkorup
Kemudian tampak dua orang warga maju, laki-laki dan perempuan. Dan melafalkan Pancasila dengan lancar.
Jokowi pun menghadiahi kedua warga tersebut sebuah sepeda. Usai memberikan sepeda, Jokowi berkelakar bahwa sepeda tersebut dapat ditukar dengan mobil. Bukan karena sepeda tersebut mahal, tetapi karena sepeda itu dibubuhi tulisan "hadiah Presiden Jokowi".
"Niko niko (itu-itu) sepedanya diambil. Bu Mujiatun nggih, sepedanya itu bisa ditukar mobil itu bukan sepedanya karena itu ada tulisannya hadiah Presiden Jokowi ada tulisannya yang mahal itu. Cobi (coba) dicek," jelas Jokowi.
Baca Juga : Segini Besaran Gaji dan Tunjangan Ketua serta Anggota DJSN yang Ditetapkan Jokowi: Apa Fungsi dan Tugasnya
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menjelaskan beras yang ia bagikan bukan beras medium tetapi beras premium.
"Beras yang Bapak Ibu terima itu bukan beras medium tapi premium coba sampai di rumah langsung di masak coba berasnya memang beras yang diberikan beras pilihan semuanya," ujarnya.
"Jadi berasnya memang beras yang diberikan ini beras pilihan semuanya," sambungnya.
Baca Juga : Ahmad Muzani: Platform Minhaj Liga Muslim Dunia Ikhtiar Satukan Umat Islam Dunia
(Ann/Nusantaraterkini.co)
