Nusantaraterkini.co, Medan – Kondisi Pasar Pendidikan di Jalan Pasar Inpres No.17, Glugur Darat, Medan Timur, mendapat sorotan tajam setelah kunjungan Calon Walikota Medan nomor urut 2, Ridha, yang didampingi Ketua Sementara DPRD Wong Chun Sen, Kamis (14/11/2024).
Pasar yang dikelola oleh Pemko Medan ini terlihat sepi pengunjung dan menunjukkan tanda-tanda kurang perawatan, yang menurut Ridha merupakan masalah serius yang perlu segera diatasi demi menjaga kelangsungan ekonomi pasar tradisional.
Baca Juga : Hambat Pertumbuhan UMKM, Komisi VI Dukung Penataan Izin Ritel Modern
Ridha mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi pasar yang tampak sepi dan kurang perhatian.
Baca Juga : Musim Kemarau, Harga Wortel di Samosir Meroket
“Pagi ini saya melihat langsung pasar ini seperti hidup segan mati tak mau. Ini akibat dari kelalaian PUD Pasar Medan. Revitalisasi pasar sangat penting agar Pasar Inpres ini bisa kembali berfungsi sebagai pusat ekonomi,” ucapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya prioritas pada pasar tradisional agar tidak kalah dengan perkembangan pusat perbelanjaan modern.
Baca Juga : Paslon Hiro Sindir Calon Lain dengan Program Pendidikan Gratis dan "Satu Keluarga Sarjana"
Pasar ini, menurutnya, adalah aset Pemko Medan yang semestinya dikelola lebih baik demi mendukung kesejahteraan pedagang lokal.
Baca Juga : Lalulintas Padat di Lokasi Debat Pilkada Medan 2024
Senada Wong Chun Sen berharap jika Ridha terpilih sebagai Walikota, pembenahan Pasar Pendidikan akan menjadi salah satu fokus utamanya.
“Pasar ini perlu dihidupkan kembali agar menarik lebih banyak pembeli,” ujar Wong Chun Sen, yang juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial di Medan.
Khairul Tanjung, pedagang sayur-mayur, berharap adanya langkah konkret dari calon pemimpin baru.
“Kami butuh perubahan, apalagi banyak yang lebih suka belanja di mal atau pasar modern. Kalau pasar ini dibenahi dan dikelola lebih baik, pasti pembeli juga akan lebih banyak datang lagi,” kata Khairul. Ia berharap ada kepemimpinan yang peduli dan bisa mengembalikan daya tarik pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat.
(Cw9/Nusantaraterkini.co)
