Nusantaraterkini.co, MEDAN - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memastikan sampel terkait dugaan keracunan makanan program MBG (Makan Bergizi Gratis) di Sidikalang telah diterima dan sedang dalam proses pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sumut.
Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal mengatakan, sampel telah tiba di Labkesda pada Selasa (11/2/2026) pagi.
Baca Juga : 15 Santri Ponpes Al-Ittifaqiah Diduga Keracunan Menu MBG di Ogan Ilir
“Sampel tiba di Labkesda jam 10 pagi, kemarin,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga : Diduga Keracunan Roti Program MBG, Dua Siswa SMPN 31 Palembang Dilarikan ke Puskesmas
Ia menjelaskan, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, proses pemeriksaan laboratorium membutuhkan waktu.
“Selanjutnya sesuai SOP menurut Kepala Labkesda, pemeriksaan membutuhkan waktu lima hari setelah sampel diterima,” jelasnya.
Baca Juga : Diduga Keracunan MBG, Ratusan Siswa SMK HKBP Sidikalang Dilarikan ke Faskes
Hamid menambahkan, sampel yang diperiksa merupakan bahan atau menu makanan yang disajikan pada 9 Februari 2026, yang diduga menjadi penyebab insiden tersebut.
Dinas Kesehatan Sumut mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi dari pemeriksaan laboratorium guna memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Hasil uji laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk langkah penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya ratusan siswa-siswi SMK Swasta HKBP Sidikalang dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas, usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mereka dirawat di RSUD Sidikalang, RSU Serenapitta, Klinik Katolik, dan Puskesmas Huta Rakyat Sidikalang, Selasa (10/2/2026).
Para siswa dan guru mengatakan ratusan siswa mengalami diare selama satu malam setelah mengkomsumsi menu MBG, Senin (9/2/2026) kemarin.
(zie/nusantaraterkini.co)
