Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Proyek IKN Disetop, Buzzer Jokowi Bakal Serang Prabowo

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Proyek IKN Disetop, Buzzer Jokowi Bakal Serang Prabowo. (Foto: RMOL/net)

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Proyek Ibu Kota Negara (IKN) disetop, buzzer Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) diperkirakan bakal serang Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat Politik Rocky Gerung menyebut, para pendukung Jokowi kemungkinan akan menuding Prabowo ingkar janji karena sebelumnya menyatakan akan melanjutkan proyek-proyek infrastruktur pemerintahan sebelumnya. 

Baca Juga : Aparat Ringkus Anggota ISIS di Taourirt: Bahan Kimia Pembuatan Peledak Ditemukan

Namun, Rocky menekankan bahwa janji politik sering kali bersifat kontekstual. Justru menyetop IKN lebih rasional dalam pengelolaan anggaran negara.

"Jadi Prabowo kelihatannya sangat rasional untuk mengatakan infrastruktur tidak bisa diteruskan bahwa PSN pasti akan dievaluasi," ucap Rocky lewat kanal YouTube Rocky Gerung Official, dikutip RMOL, Jumat (17/1/2025).

Baca Juga : KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi di Pemkot Semarang

Rocky mengatakan, jika Prabowo terus melanjutkan proyek IKN, hal itu akan membuatnya terlihat seperti anak buah Jokowi. Prabowo pun akan kehilangan identitas sebagai pemimpin.

“Maka Prabowo akan tumbuh dengan ide dia sendiri yakni ide kerakyatan, sehingga menempatkan rakyat lebih awal daripada seluruh bayang-bayang kemewahan infrastruktur yang dibayangkan Jokowi," jelasnya.

Baca Juga : Wakapolda Sumut dan Kapolres Binjai Tinjau Sarang Narkoba di Langkat

Rocky menegaskan, IKN seharusnya sudah dibatalkan sejak lima tahun lalu karena kritik dari berbagai kalangan yang telah menunjukkan kelemahan konsepnya.

Rocky juga meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, pemerintah akan berfokus pada program-program kerakyatan. Keputusan untuk menunda atau bahkan membatalkan proyek-proyek besar seperti IKN adalah langkah yang mencerminkan rasionalitas anggaran.

“Jadi terlihat Buzzer Jokowi bersiap menyerbu dengan wacana baru bahwa semua hal yang harusnya dilanjutkan tidak dilanjutkan oleh Prabowo. Maka Prabowo akan disebut ingkar janji," tutup Rocky Gerung. 

(Dra/nusantaraterkini.co).