Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kejahatan Malware: Kejahatan Teknologi Penghancur Negara

Pagi ini saya membaca satu artikel berjudul “Ransomwere Through The Lens of State Crime” penulis James Martin dan Chad Whelan.

Bagikan:
Kejahatan Malware: Kejahatan Lama Dikemas Gaya Baru. (Foto: Dok Bung Inas)
Kejahatan Malware: Kejahatan Lama Dikemas Gaya Baru. (Foto: Dok Bung Inas)
A A

nusantaraterkini.co, MEDAN - Pagi ini saya membaca satu berjudul “” penulis James Martin dan Chad Whelan. 

Artikel ini di publish Pluto Journals (2023) berjumlah 20 halaman menjelaskan bahwa pada negara dilakukan oleh pejabat negara itu sendiri dan pihak swasta (bukan pejabat negara).

Kejahatan itu menggunakan teknologi di dalam bentuk perangkat lunak () yang dirancang menyerang negara untuk dihancurkan sistem ekonomi, merusak jaringan komputerisasi digitalisasi, menutup dan menyebarkan sandi kerahasiaan negara, dan kejahatan korupsi secara langsung ataupun tidak langsung dengan membiarkan para pejabat negara melakukan korupsi tanpa mengambil tindakan, atau menjadikan alat untuk suatu saat sebagai bentuk penekan demi kepentingan kekuasaan (politik). 

Hal inilah yang disebut sebagai Ransomwere atau . 

Menariknya, tulisan ini mengutip pendapat Grabosky (2001) memberi istilah bahwa kejahatan sebagai “old wine in new bottles” yaitu anggur lama dalam botol baru. 

Kejahatan ini merupakan kejahatan digital yang lama tetapi dikemas dalam bentuk kejahatan gaya baru.

Kejahatan yang paling besar terhadap negara adalah kejahatan yang dilakukan oleh pejabat negara itu sendiri, dengan kewenangannya dia dapat melakukan untuk merusak sistem demokrasi, sistem tatanan hukum dan sistem ekonomi dengan mental korupsi dengan menggunakan pelaku penggiat dunia maya () demi dan untuk kepentingan kekuasaan.

Penulis : Nasrullah (Bung Inas)

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait