Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Presiden Prabowo Bawa Lompatan Besar Dalam Diplomasi Politik Internasional

Editor:  hendra
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Mahfuz Sidik (Foto: dok.gelora)

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik menegaskan, bahwa pemerintah Republik Indonesia (RI) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo telah mengambil langkah lompatan yang sangat kuat dalam diplomasi politik internasional.

"Yakni terlibat dalam penyelesaian konflik Palestina. Bahkan Trump memuji-muji peran Presiden Prabowo," kata Mahfuz Sidik, Sabtu (18/10/2025).

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto hadir dalam peristiwa bersejarah penyelesaian konflik antara Palestina-Israel, yakni penandatanganan Perjanjian Damai yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Sharm el-Sheikh, Mesir (13/10/2025),

Baca Juga : LSM AJAR Desak Kejagung RI Bongkar Dugaan Suap Modus Arisan di Pemkab Batubara

"Sebagai negara muslim terbesar bersama negara Timur Tengah dan Turki, Pak Prabowo memahami betul kepentingan Indonesia dalam geopolitik global, terutama di kawasan Timur Tengah," katanya.

Sehingga Indonesia saat ini memiliki posisi tawar dan mulai bisa mewarnai agenda kesepakatan di dalam politik global.

"Dan bagaimana nantinya Indonesia bisa terus mewarnai agenda kesepakatan di dalam politik global baru, dimana proposal politiknya dapat diakomodasi," katanya. 

Baca Juga : Sugiono Jadi Sekjen Gerindra Gantikan Muzani, PKB Optimistis Kerja Sama Antarpartai Semakin Solid

Ketua Komisi I DPR 2010-2016 ini optimistis peran Indonesia dalam diplomasi politik internasional akan semakin meningkat dibawah kemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

"Kenapa tiba-tiba Indonesia sekarang ini mengambil langkah lompatan

yang sangat kuat dalam diplomasi politik internasional, karena Pak Prabowo itu realis," ujarnya. 

Baca Juga : KPK Belum Tahan Sekjen DPR Tersangka Korupsi Rumah Jabatan, Pakar: Harusnya Ada Dua Alat Bukti Cukup

Mahfuz menilai Presiden Prabowo memiliki kecenderungan menganut 'Mazhab Realis' dalam teori global politik, serta upaya kerja sama antar negara, dimana kepentingan kolektif bangsa selalu diutamakan.

"Mazhab Realis itu melihat kehidupan politik dan politik global ini sebagai power game, sebagai permainan kekuasaan. Karena ini permainan kekuasaan, maka setiap negara harus tahu apa kepentingannya dan harus tahu apa kepentingan orang lain," katanya. 

"Lalu, kalau tercapai akan dapat apa kalau enggak tercapai bagaimana cara menyelesaikannya. Inilah yang disebut realis," imbuhnya. 

Baca Juga : Mahfuz Sidik Yakin Suatu Saat Nanti akan Tercipta Perdamaian di Tanah Palestina

(cw1/nusantaraterkini.co).