Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Mahfuz Sidik Yakin Suatu Saat Nanti akan Tercipta Perdamaian di Tanah Palestina

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Mahfuz Sidik (Foto: dok.GMC)

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik menyakini, bahwa tanah Palestina pada suatu saat nanti akan tercipta perdamaian abadi, yang sekarang tengah diduduki pasukan pendudukan zionis Israel

Sebab, pada hakikatnya tanah Palestina itu dimililiki oleh tiga agama dari anak cucu Nabi Ibrahim as yang berasal dari orang-orang Yahudi, Nasrani dan Muslim.

"Orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Muslim pada hakikatnya dan pada dasarnya mereka punya hak religius terhadap tanah Palestina, karena berasal dari nenek moyang yang sama dari Nabi Ibrahim as," kata Mahfuz Sidik, Sabtu (12/7/2025).

Baca Juga : Presiden Prabowo Bawa Lompatan Besar Dalam Diplomasi Politik Internasional

Menurut Mahfuz, perilaku brutal pemerintahan zionis Israel dibawah pimpinan Perdana Menteri (PM) Israel Benyamin Netayanhu yang melakukan genosida dan tragedi kemanusiaan di Gaza, Palestina, tidak mencerminkan keseluruhan sikap masyarakat Yahudi.

"Pemerintah Israel sekarang itu hanya didukung sebagian masyarakat Yahudi. Sebagian lain yang lebih besar di Amerika, di kota-kota Eropa justru demo dan mendukung Palestina," ujarnya.

Artinya, masyarakat Yahudi pada dasarnya tidak mendukung kebijakan politik zionis dan pemerintahan Benyamin Netayanhu. 

Baca Juga : LSM AJAR Desak Kejagung RI Bongkar Dugaan Suap Modus Arisan di Pemkab Batubara

"Harapan saya bahwa Palestina satu waktu akan menjadi tanah bersama yang damai," kata Mahfuz.

Ketua Komisi I DPR 2010-2017 menilai solusi dua negara atau 'two state solution' adalah solusi terbaik untuk mengakhiri konflik Palestina-Israel dan tragedi kemanusiaan di Gaza.

Meski hal itu sulit, karena PM Israel Benyamin Netayanhu ingin merealisasikan mimpinya mewujudkan Israel Raya dan mengusir warga Gaza Palestina, tetapi komunitas internasional diharapkan sekuat tenaga mendorong terwujudnya 'two state solution'. 

Baca Juga : Partai Gelora soal PKS Dikabarkan Masuk Gebrong KIM: Santai Saja!

(cw1/nusantaraterkini.co)