Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polisi dan BNN Bakar 5 Hektare Ladang Ganja di Mandailing Natal

Polda Sumut dan BNN bakar 150.000 batang ganja siap panen seluas 5 hektare di Mandailing Natal

Tim gabungan melakukan pemusnahan ladang ganja seluas 5 hektare di Bukit Tor Sihite, Desa Rao Rao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). (Foto: istimewa)
Tim gabungan melakukan pemusnahan ladang ganja seluas 5 hektare di Bukit Tor Sihite, Desa Rao Rao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Tim gabungan Direktorat Reserse bersama , TNI, dan Satpol PP memusnahkan seluas 5 hektare di Bukit Tor Sihite, Desa Rao Rao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten (Madina).

Di lokasi pegunungan yang berada di ketinggian 1.170 MDPL tersebut, petugas menemukan sekitar 150.000 batang pohon ganja siap panen setinggi 1 hingga 1,5 meter dengan usia tanam diperkirakan 5 sampai 6 bulan.

Pengungkapan ini bermula ketika Kasat Polres Madina menerima informasi dari warga pada Kamis (29/10/2026), bahwa ada warga yang menanam ganja di perbukitan Rao Rao Dolok. Informasi itu kemudian diteruskan ke dan langsung dikoordinasikan dengan Provinsi, BNNK Madina, TNI, serta Satpol PP.

Setelah rombongan dari Polda Sumut tiba di Madina pada Jumat (30/10/2026) malam, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi pada Sabtu (31/10/2026) pukul 05.00 WIB usai melaksanakan apel.

Untuk mencapai titik ladang, tim harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki selama sembilan jam.

Setibanya di lokasi pada Sabtu siang, petugas mendapati hamparan yang luas, namun sang pemilik tidak berada di tempat.

"Setelah berada di TKP, team gabungan berhasil menemukan tanaman ganja dengan ukuran 1 meter dan 1,5 meter dengan jumlah tanaman 150.000 batang, namun pelakunya tidak ada," ujar Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, pada Senin (2/11/2026).

Dari total temuan yang berat keseluruhannya diperkirakan mencapai 30 ton tersebut, sebanyak 149.980 batang langsung dicabut dan dibakar habis di lokasi.

Sedangkan sebanyak 20 batang disisihkan untuk dijadikan barang bukti ke Labfor Polda Sumut. Menurut Andy, perburuan belum selesai dan pihak kepolisian kini tengah memburu siapa pemilik ladang tersebut.

(Ton/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait