Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Perempuan di Banyuasin Tenggelam di Sungai Komering saat Hendak Mandi

Tim SAR gabungan mencari seorang perempuan yang diduga terseret arus Sungai Komering di Banyuasin, Minggu (5/7).

Tim SAR saat melakukan pencarian di sungai Komering, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin pada Minggu (5/7/2026). (Foto: dok SAR Palembang)
Tim SAR saat melakukan pencarian di sungai Komering, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin pada Minggu (5/7/2026). (Foto: dok SAR Palembang)
A A

Nusantaraterkini.co, - Tim SAR Gabungan mengerahkan dua Search Rescue Unit (SRU) guna mencari seorang perempuan bernama Ira Safitri (34) yang diduga tenggelam terseret arus di belakang rumahnya, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin pada, Minggu (5/7/2026).

Proses pencarian intensif pada hari kedua ini dilakukan dengan menyisir permukaan air hingga radius 5 kilometer menggunakan perahu karet dan perahu milik warga setempat.

"Kami akan terus mengerahkan seluruh kemampuan dan potensi SAR yang ada agar korban dapat segera ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Kasi Operasi Kantor SAR Palembang, Mancarah Wanto dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (6/7/2026).

Peristiwa hilangnya korban bermula pada, Sabtu 4 Juli 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, saat perempuan yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan serta keterbatasan berjalan tersebut diduga hendak mandi ke sungai.

Adik korban sebenarnya telah melarang sang kakak ke area air sebelum pergi. Namun sekitar pukul 15.00 WIB, pihak keluarga mendapati Ira sudah tidak ada lagi di dalam rumah.

Lantaran penelusuran mandiri oleh pihak keluarga di sekitar bantaran sungai tidak membuahkan hasil, kejadian darurat ini akhirnya dilaporkan ke Kantor SAR Palembang pada pukul 17.50 WIB.

“Kami mengimbau masyarakat di sepanjang aliran untuk segera memberikan informasi apabila melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” imbuhnya.

Guna mengoptimalkan pergerakan, SRU pertama melakukan penyisiran ke arah utara sejauh 4 kilometer, sedangkan SRU kedua bergerak menyisir aliran air ke arah tenggara sejauh 5 kilometer.

"Masyarakat yang menghadapi kondisi darurat atau membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan dapat menghubungi Basarnas melalui layanan darurat 115 yang beroperasi selama 24 jam tanpa dipungut biaya," pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait