Basarnas Kerahkan Helikopter Dauphin, Pencarian 5 Wartawan Hilang di Selat Sunda Diperkuat
Basarnas mengerahkan Helikopter Dauphin HR-3604 untuk memperkuat pencarian delapan orang yang hilang di Perairan Selat Sunda.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperkuat operasi pencarian delapan orang yang masih hilang di Perairan Selat Sunda dengan mengerahkan Helikopter Dauphin AS365 N3+ HR-3604.
Helikopter tersebut dikerahkan untuk membantu pencarian melalui pemantauan dari udara, terutama di kawasan Perairan Selat Sunda hingga sekitar Gunung Anak Krakatau, Banten.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan pengerahan armada udara menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pencarian terhadap rombongan yang hilang kontak.
Helikopter HR-3604 diketahui bertolak dari Lanud Atang Sendjaja (ATS) pada pukul 12.36 WIB dan dijadwalkan tiba di JIExpo Kemayoran, Jakarta, sekitar pukul 12.52 WIB.
Dalam operasi tersebut, helikopter akan menempuh rute JIExpo Kemayoran–Pantai Carita–BPBD Banten–Helipad/JIExpo Kemayoran.
Sebanyak tujuh personel menjadi kru dalam penerbangan HR-3604, yakni Letkol Pnb Endrik Setyo Utomo, Kapten Pnb Dimas Aribowo, Serka Deatry Mulianto, Sertu Moch Farhan, Serda Eki P. Ginting, Pratu Ronni Bagus H, dan Prada Brillian Muammar.
Al Amrad menegaskan seluruh unsur SAR gabungan masih mengerahkan berbagai sumber daya dan metode untuk menemukan delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian.
“Kantor Pencarian dan Pertolongan bersama seluruh unsur SAR Gabungan terus mengoptimalkan berbagai sarana dan metode pencarian guna menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” kata Al Amrad, dikutip Jumat (11/9/2026).
Helikopter HR-3604 merupakan jenis Dauphin AS365 N3+ kelas medium-intermediate yang dirancang untuk mendukung berbagai operasi pencarian, pertolongan, hingga evakuasi.
Armada tersebut memiliki kemampuan jelajah hingga 498 nautical mile atau sekitar 923 kilometer dengan waktu tempuh sekitar empat jam. Helikopter juga dilengkapi perangkat hoist, yang memungkinkan petugas melakukan evakuasi korban dari permukaan laut ke dalam kabin.
Dengan kemampuan itu, HR-3604 tidak hanya dapat digunakan untuk menyisir wilayah pencarian dari udara, tetapi juga memungkinkan dilakukan evakuasi apabila korban ditemukan di kawasan perairan.
Basarnas sebelumnya juga telah menggunakan Helikopter HR-3604 dalam operasi penyelamatan korban yang ditemukan terombang-ambing di laut dengan metode hoisting.
Pengerahan helikopter tersebut diharapkan memperluas jangkauan pencarian sekaligus mempercepat upaya menemukan para korban yang masih dinyatakan hilang di Perairan Selat Sunda.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANTerciduk Ngopi Saat Jam Dinas, Dua ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
Herman Saleh Harahap·39 menit yang lalu -
NEWSPanglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto dan Jenderal Soedirman
Herman Saleh Harahap·51 menit yang lalu -
EKONOMIDugaan Tying LPG, PT Hibarnas Jaya Ajukan Perubahan Perilaku ke KPPU
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANPertukaran Pelajar, Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
VIRALViral, Pria Diduga Kepala SPPG di Tebingtinggi Kepergok Istri Sah Dugem Bareng Selingkuhan Berujung Pelaporan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Desak Evaluasi Sistem Keselamatan Pelayaran
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
-
KRIMINALBawa 44 Bungkus Sabu dari Aceh, Dua Pria Ditangkap di Besitang
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALTinjau API Banyuwangi, Wamenaker Minta Peserta MagangHub Asah Kompetensi
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
PERISTIWAPembangunan Tong Pengolahan Emas di Desa Simalagi Madina Telan Korban Jiwa
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan