Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemilik Panti Diduga Cabuli Anak Asuh, Kepala Desa Sampali: Ini Mencoreng Nama Baik Desa!

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Bagus Kurniawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Situasi Panti Asuhan Cahaya Natanael di Jalan Jati Rejo, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, pada Rabu (18/6/2025). (Foto: Bagus Kurniawan/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Pemilik Panti Asuhan Cahaya Natanael Indonesia diduga cabuli anak asuhnya sendiri.

Panti ini berlokasi di Jalan Jati Rejo, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga: 2.000 Warga Australia Mendaftar untuk Tinggalkan Israel dan Iran

Kepala Desa Sampali, Muhammad Ruslan membenarkan kejadian pelecehan seksual yang dilakukan pemilik panti asuhan tersebut. 

"Memang benar ada kejadian ini, dan pada hari ini juga tadi pihak Dinas Sosial sudah datang ke sini untuk mengonfirmasi dan sudah melakukan kunjungan juga ke panti asuhan tersebut," ucapnya saat ditemui di Kantor Desa Sampali, Rabu (18/6/2025).sekitar Pukul 15.00 WIB. 

Ia mengatakan bahwa pelaku diduga melakukan pelecehan seksual sudah diamankan pihak berwajib.

"Karena benar adanya kasus ini, maka sekarang pelaku sudah diamankan oleh pihak Polrestabes Medan," jelasnya.

Ruslan mengatakan bahwa anak-anak tersebut sudah diamankan oleh pihak terkait.

"Ada beberapa anak yang sudah kembali ke orang tuanya, ada juga yang diamankan di Pemprov sekitar lima orang, dan untuk jumlah korban pencabulan kita masih belum tahu berapa jumlahnya," tuturnya.

Ruslan mengatakan sebagai Kepala Desa, ia akan melakukan tindakan tegas terhadap pemilik panti, dimana ia sudah bertindak tidak terpuji.

"Kita akan lakukan langkah-langkah seperti kita akan kunjungan langsung ke panti asuhan yang dimaksud dan meminta kepada Bupati Deli Serdang agar menutup tempat tersebut, karena itu sudah sangat mencoreng nama baik desa, sangat disayangkan seharusnya mengayomi, pemilik panti malah mencabuli anak asuhnya sendiri," tegasnya.

Baca Juga: Kejagung Sita Uang Rp 11 Triliun dari Kasus CPO: Terbesar Sepanjang Sejarah

Senada, Petugas Dinas Sosial, Rahma mengatakan bahwa lima anak sudah diamankan di tempat yang aman.

"Untuk lima anak itu sudah diamankan oleh P3P2K Provsu dan 24 anak asuh lain sudah dibawa oleh orang tua masing-masing," ucapnya.

"Panti asuhan ini belum terdaftar, artinya belum resmi sebagai panti asuhan," pungkasnya. 

(cw2/nusantaraterkini.co)