Nusantaraterkini.co, BEKASI – Seorang pegawai RSUPAU Halim Perdanakusuma ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi. Korban diketahui berinisial NHW (31) dan berstatus sebagai pegawai PPPK di RSUPAU Halim.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Setia II Gang H. Enting RT 04/006, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, pada Rabu (4/2/2026).
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan adanya temuan jasad tersebut. Ia mengatakan polisi telah melakukan langkah awal berupa olah tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga : Tersangka yang Cabuli Anak Hingga Hamil di Kota Binjai Akan Diadili di PN Stabat
“Benar, telah ditemukan seorang pria meninggal dunia di wilayah Pondok Gede. Petugas sudah melakukan pengecekan dan olah TKP,” ujar Budi kepada wartawan usai kegiatan di kawasan Danau Sunter Papanggo, Jakarta Utara, Minggu (8/2/2026).
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban. Hal tersebut menguatkan dugaan bahwa NHW merupakan korban pembunuhan.
“Dalam kasus ini terdapat unsur kekerasan. Artinya korban meninggal akibat tindakan pidana pembunuhan,” jelasnya.
Baca Juga : Sadis, 2 Remaja Putri Ini Tega Bunuh Orang Tuanya
Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut diduga melibatkan lebih dari satu pelaku. Saat ini, dua orang terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian.
“Kalau tidak salah, sementara ada dua orang pelaku. Keduanya sudah diamankan dan masih dalam pemeriksaan,” katanya.
Terkait motif pembunuhan, polisi masih melakukan pendalaman. Polda Metro Jaya meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi.
Baca Juga : Kontraktor di Bantul Gelapkan Mobil Rental Langganan gegara Proyek Merugi
“Kami minta masyarakat tetap tenang karena pelaku sudah diamankan. Motif masih kami dalami dan akan kami sampaikan perkembangannya,” tegas Budi.
Sebelumnya, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses visum dan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Hingga kini, penyidik terus mengumpulkan keterangan saksi serta alat bukti guna melengkapi berkas perkara.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Baca Juga : Polres Simalungun Tangkap Bandar Sabu di Lokalisasi Bukit Maraja
