Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kabur Saat OTT Bea Cukai, Bos PT Blueray Akhirnya Menyerah dan Ditahan KPK

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gedung KPK RI (foto:istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Setelah sempat menghilang saat operasi tangkap tangan (OTT), pemilik PT Blueray, Jhon Field (JF), akhirnya menyerahkan diri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Usai menjalani pemeriksaan, KPK langsung menahan Jhon terkait kasus dugaan suap importasi barang.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Jhon Field bersikap kooperatif selama pemeriksaan sebagai tersangka dan memberikan keterangan yang dibutuhkan penyidik.

“Pasca menyerahkan diri, tersangka JF langsung diperiksa dan bersikap kooperatif dalam proses penyidikan,” ujar Budi kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).

Baca Juga : OTT Ketua PN Depok, KPK Buka Peluang Usut Pimpinan Lama Pengadilan

Jhon menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK pada Sabtu (7/2/2026) dini hari. Setelah rangkaian pemeriksaan selesai, penyidik memutuskan untuk melakukan penahanan selama 20 hari pertama di rumah tahanan KPK.

“Usai pemeriksaan rampung, penyidik melakukan penahanan terhadap JF untuk 20 hari pertama,” jelas Budi.

Sebelumnya, KPK belum menahan Jhon meski telah ditetapkan sebagai tersangka karena yang bersangkutan melarikan diri saat OTT berlangsung. Dari enam tersangka yang ditetapkan, hanya lima orang yang langsung ditahan.

Baca Juga : Kasus Suap Impor, KPK Geledah Kantor DJBC dan PT Blueray: Amankan Uang dan Dokumen

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa Jhon kabur saat tim KPK hendak melakukan penangkapan di lapangan.

“Saat OTT akan dilakukan, satu tersangka yaitu saudara JF melarikan diri,” kata Asep dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).

KPK melakukan OTT kasus ini pada Rabu (4/2/2026) dan mengamankan barang bukti bernilai puluhan miliar rupiah. Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka, yakni:

Baca Juga : KPK Ungkap Dugaan Suap Restitusi PPN Rp48,3 Miliar di KPP Madya Banjarmasin, Libatkan Pejabat Pajak dan Pihak Swasta

Rizal (RZL) – Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026

Sisprian Subiaksono (SIS) – Kasubdit Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC

Orlando (ORL) – Kepala Seksi Intelijen DJBC

Baca Juga : Emas 3 Kg dan Miliaran Rupiah, OTT Bea Cukai Seret Petinggi Blueray Cargo ke Markas KPK

Jhon Field (JF) – Pemilik PT Blueray

Andri (AND) – Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray

Dedy Kurniawan (DK) – Manajer Operasional PT Blueray

Baca Juga : Purbaya Bersihkan Lini Depan Fiskal, 36 Pejabat Kemenkeu Dirombak dengan Bea Cukai Jadi Sorotan Utama

(Dra/nusantaraterkini.co)