Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pemerintah Siapkan Rp1,5 Miliar per Desa untuk Wujudkan Swasembada Protein

Pemerintah siapkan Rp1,5 miliar per desa dengan syarat lahan 1.000 meter untuk program swasembada protein ikan.

Bagikan:
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat sambutan dalam kunjungannya ke ke Kantor Camat Kertapati Palembang, Rabu (4/11/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat sambutan dalam kunjungannya ke ke Kantor Camat Kertapati Palembang, Rabu (4/11/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Menteri Koordinator Bidang Pangan mengumumkan alokasi anggaran Rp1,5 miliar per desa atau kelurahan guna membangun program tematik di Palembang pada, Rabu (4/11/2026).

Langkah strategis tersebut digulirkan pemerintah pusat sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan secara merata di tingkat tapak.

“Kita akan bangun besar-besaran, perintah Bapak Presiden setiap desa harus ,” ujar Zulhas.

Lebih lanjut, Zulhas menyatakan, pemerintah menyiapkan dukungan dana Rp1,5 miliar bagi setiap desa maupun kelurahan dengan kriteria utama memiliki ketersediaan lahan minimal seluas 1.000 meter persegi.

"Kita akan bangun tematik untuk budidya ikan, Rp 1,5 miliar per desa atau kelurahan dengan syarat punya lahan 1.000 meter," katanya.

Program pembangunan kolam nasional ini ditargetkan mampu menjangkau sekitar 60 ribu desa dan kelurahan di seluruh wilayah Indonesia.

“Hampir semua desa atau kelurahan akan dapat kalau punya lahan 1.000 meter, cukup 1.000 meter,” tuturnya.

Menko Pangan meminta Gubernur Sumatera Selatan untuk segera mengonsolidasikan para bupati dan wali kota agar menyerahkan usulan lokasi pengerjaan proyek.

“Jadi, Pak Gubernur beritahu bupati/wali kota se-Sumsel, kirim surat segera kalau punya lahan 1.000 meter, kita akan bangunkan lahan tematik untuk ikan. Kirim surat ke Menko Pangan cukup, nanti kita selesaikan,” tegasnya.

Selain perikanan darat, pemerintah pusat juga mengalokasikan program pengembangan 5.000 kampung nelayan lengkap dengan infrastruktur penunjang mulai dari pabrik es, fasilitas penyimpanan dingin (cold storage), hingga SPBN.

“Nanti, di kampung nelayan akam dibangun balai lelang, pabrik esnya, kastorit, SPBN untuk isi BBM dan lain-lain,sehingga nelayan kita memiliki daya tawar yang bagus,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait