Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Gubernur Sumsel Dorong Modernisasi Perikanan Lewat Kampung Patin

Gubernur Sumsel Herman Deru mendorong modernisasi perikanan lewat Kampung Patin guna tingkatkan kesejahteraan

Bagikan:
Gubernur Sumsel Herman Deru saat diwawancarai langsung di Griya Agung Palembang, Selasa (3/11/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
Gubernur Sumsel Herman Deru saat diwawancarai langsung di Griya Agung Palembang, Selasa (3/11/2026). (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) mendorong modernisasi sektor perikanan daerah melalui program inovasi yang sukses menjadi salah satu unggulan nasional pada, Selasa (3/11/2026).

“Goals itu adalah ya semata-mata untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat,” ujar Deru saat diwawancarai, Selasa (3/11/2026).

Pemerintah Provinsi Sumsel menilai program Kampung Patin terbukti efektif meningkatkan taraf ekonomi warga dan menekan angka kemiskinan, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKI) Timur.

Selain mendongkrak kesejahteraan peternak, inovasi budidaya ini juga ditujukan untuk melestarikan keberadaan ikan patin sebagai salah satu spesies endemik khas daerah.

“Patin itu adalah ikan endemik pertama, kita harus pertahankan ini tidak boleh punah. Anak cucu kita harus kenal nih ikan patin,” tuturnya.

Terobosan teknik budidaya modern dalam program ini berhasil meningkatkan kualitas daging ikan serta menghilangkan aroma lumpur yang selama ini kerap dikeluhkan konsumen.

“Lumpur yang selama ini menjadi keluhan menjadi aromanya itu sudah jauh berkurang, kualitas daging, kekenyalan,warna, itu sudah sangat sulit membedakan dari ikan tangkap,” jelasnya.

Para pembudidaya kini dibekali manajemen pengelolaan kolam secara sistematis, teknik sirkulasi air, hingga pemanfaatan sisa pengolahan berbasis tanpa limbah (zero waste).

“Petani atau peminat yang ingin mengembangkan patin ini sudah mendapat bimbingan, ada aplikasinya mulai pengolahan tanah hingga sirkulasi air, termasuk zero waste,” papar .

Dukungan sarana rantai dingin (cold storage) dan variasi produk olahan turunan juga membuat pasokan ikan dari Sumsel mampu menembus pasar luar daerah hingga pasar ekspor.

“85 ribu ton ikan dari Sumsel ini keluar, bisa antar provinsi, bahkan ekspor. Sebanyak 47 ribu ton itu kontribusi dari Kabupaten ,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Sumsel berharap pengembangan Kampung Patin dapat terus memperkuat posisi daerah sebagai pusat modernisasi industri perikanan di Indonesia.

“Ikan patin yang keluar sudah berupa fillet dan fishball, ini tentu kemajuan bagi sistem modernisasi perikanan,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait