Pemerintah Didesak Segera Pulangkan 13 ABK Terjebak di Azerbaijan
Anggota Komisi I DPR Syamsu Rizal, menyampaikan keprihatinan atas nasib 13 Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia yang masih tertahan di Baku, Azerbaija
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Anggota Komisi I DPR Syamsu Rizal, menyampaikan keprihatinan atas nasib 13 Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia yang masih tertahan di Baku, Azerbaijan, setelah sebelumnya dievakuasi dari Iran akibat konflik.
Meski telah keluar dari wilayah perang, para ABK kini menghadapi ketidakpastian hukum, keterbatasan logistik, serta lambatnya proses pemulangan ke Indonesia. Kondisi ini mendorong pria yang akrab disapa Deng Ical itu mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret.
“Kita tidak bisa membiarkan warga negara Indonesia terkatung-katung di negara orang tanpa kepastian. Negara harus segera hadir dan memberikan perlindungan maksimal,” ujar Deng Ical, Rabu (22/4/2026).
Ia menegaskan, proses repatriasi tidak boleh terhambat oleh persoalan administratif yang berlarut-larut. Menurutnya, keselamatan warga negara harus menjadi prioritas utama.
Selain itu, Deng Ical meminta pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk menanggung seluruh biaya pemulangan para ABK, mengingat situasi darurat yang mereka hadapi.
“Mereka sudah keluar dari zona konflik, tetapi bukan berarti masalah selesai. Pemerintah harus memastikan mereka bisa segera kembali ke Indonesia dengan aman dan tanpa beban tambahan,” katanya.
DPR juga mendorong percepatan koordinasi antara pemerintah Indonesia dan otoritas setempat di Azerbaijan, termasuk menjajaki kerja sama dengan negara strategis seperti Turki untuk memperlancar proses repatriasi.
Tak hanya itu, Deng Ical meminta Panglima TNI menginstruksikan atase pertahanan terdekat agar menyiapkan langkah strategis guna mendukung proses pemulangan.
“Jangan sampai ada warga negara kita yang terlantar karena lambannya respons. Ini soal tanggung jawab negara,” tegasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIRupiah Melemah ke Rp17.783 per Dolar AS, Pasar Waspadai Sinyal The Fed
hendra·1 menit yang lalu -
NEWS VIDEOSultan Najamudin Dorong Aturan AI hingga Tata Ulang Ketatanegaraan
Fadli Tara·2 menit yang lalu -
OLAHRAGAKapolri: Silat Tjimande dan Debus Banten Berpotensi jadi Sumber Devisa Daerah
Rozie Winata·7 menit yang lalu -
PENDIDIKANAnggaran BGN 2027 Disetujui DPR Rp240,2 Triliun
Herman Saleh Harahap·10 menit yang lalu -
-
SEPAKBOLAPersijap Takluk 1-2 dari Persib, Mario Lemos Akui Timnya Buat Kesalahan
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
EKONOMIAwali Pekan, Harga Emas Antam Terkoreksi Rp10.000 Jadi Rp2.628.000 per Gram
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELKorupsi Irigasi, Mantan Anggota DPRD Muara Enim Divonis 4 Tahun
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALGREAT Institute: Prabowo Tegaskan Perubahan Dukungan terhadap Palestina dari Kuat Menjadi Semakin Kuat
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALLantik 14 Pejabat Kemenkeu, Suahasil Tekankan Optimasi Penerimaan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan