Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dari Tapsel hingga Sumsel, Rekam Jejak dan Dedikasi Irjen Pol Rony Samtana

Mengenal perjalanan karier dan dedikasi Irjen Pol Rony Samtana dalam merajut rasa aman di Sumatera Selatan

Bagikan:
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Rony Samtana. (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Rony Samtana. (Foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG -ย Di tengah riuh rendah dinamika sosial dan peliknya penegakan hukum, kepemimpinan sejati tidak diukur dari seberapa tegas tongkat komando diayunkan.

Lebih dari itu, marwah seorang pemimpin tercermin dari seberapa dekat ia bersimpati, seberapa dalam ia meresapi denyut kesulitan warganya, dan bagaimana ia merajut rasa aman hingga ke sudut-sudut paling sunyi.

Lahir pada 24 September 1974, Irjen Pol merupakan perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 yang menempa keahlian mendalam di bidang reserse.

Perjalanan panjang kariernya diawali dari jajaran penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebuah kawah candradimuka yang membentuk ketajaman integritas dan penegakan hukumnya.

Kariernya terus melaju dengan berbagai posisi strategis, antara lain:

- Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel

- Kasubbagprodi S3 Jemenkamtekpol Ditprog Sarjana STIK Lemdikpol

- Kapolres Tapanuli Selatan (2015)

- Wadirreskrimsus Polda Sumut (2017)

- Direktur Reskrimsus Polda Sumut (2018โ€“2020)

- Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim (2020)

- Kasubdit V Dittipidter Bareskrim Polri (2021)

- Wadirtipidter Bareskrim Polri (2023)

- Wakapolda Sumatera Utara

- Wakapolda Sumatera Selatanย 

- Kapolda Sumatera Selatanย 

Perjalanan pengabdian Irjen Pol adalah potret hidup tentang integritas yang membumi, sebuah dedikasi yang membuktikan bahwa negara hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi untuk memeluk, melindungi, dan mensejahterakan rakyatnya.ย Jejak ketulusan itu telah tertanam jauh sebelum ia menginjakkan kaki di Bumi Sriwijaya.

Saat mengemban amanah sebagai Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), mata batin Rony terketuk tatkala menyaksikan nestapa yang membelit pasangan suami istri, Amran Ritonga (43) dan Melisa Siregar, warga Desa Paran Julu, Kecamatan Sipirok.

Sudah setahun lebih, keluarga kecil itu terpaksa bertahan hidup di dalam bangunan rumah kayu yang dindingnya lapuk dan atapnya telah rubuh total.

Tanpa menunggu lama, inisiatif kemanusiaan digerakkan. Rony memelopori pembenahan total hingga rumah tersebut layak dihuni kembali. Tepat pada Selasa, 7 Juli 2015. Saat proses peletakan batu pertama pembangunan rumah dilakukan, isak tangis haru tak terbendung dari bibir Amran Ritonga.

Apresiasi serupa mengalir dari Kepala Desa Paran Julu, Awal Ritonga. Bagi Rony, rumah bukan sekadar tumpukan bata dan kayu, melainkan benteng pertahanan utama tempat sebuah keluarga berlindung dan merajut mimpi di tengah terik dan hujan.

Takdir pengabdian kemudian membawa perwira tinggi berlatar belakang mumpuni ini melangkah ke Provinsi Sumatera Selatan. Setelah menuntaskan berbagai penugasan strategis di Bareskrim Polri dan Polda Sumut, Rony Samtana resmi dilantik sebagai Wakapolda Sumatera Selatan dengan pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.) pada bulan Desember 2025.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, mewakili Irjen Pol Sandi Nugroho, Brigjen Pol Rony Samtana kala itu turun langsung memimpin jajaran bersama Polres Lubuk Linggau menggelar aksi bakti sosial masif pada Kamis, 18 Juni 2026, di antaranya:

- Program Bedah Rumah: Merenovasi 11 unit rumah tidak layak huni milik warga (1 unit rampung dihuni, 10 unit lainnya dikebut dengan progres 40โ€“60%).

- Revitalisasi Aksesbilitas: Merestorasi Jembatan Merah Putih sebagai urat nadi mobilitas dan ekonomi warga lokal.

- Akses Air Bersih: Membangun dua titik sumur bor lengkap dengan instalasi toren di Panti Jompo Budi Luhur, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I.

- Fasilitas Pendidikan: Merenovasi sarana sanitasi, tempat wudu, dan ruang belajar di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II.

- Bantuan Sosial & Kesehatan: Penyaluran 500 paket sembako, bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas, serta pengobatan gratis.

Setelah beberapa bulan menjabat sebagai Wakapolda Sumsel, tongkat komando kepemimpinan di Bumi Sriwijaya resmi berganti berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Melalui keputusan tersebut, Brigjen Pol Rony Samtana mendapat promosi jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan menggantikan Irjen Pol Sandi Nugroho yang dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan di luar struktur.

Setelah beberapa hari setelah menjabat, dirinya menegaskan perannya sebagai pengawal keamanan daerah. Irjen Pol Rony Samtana menggelar kunjungan silaturahmi (anjangsana) resmi menemui Gubernur Sumatera Selatan, selaku ketua Forkopimda Sumsel. Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan visi keamanan dengan agenda pembangunan daerah dan program nasional Presiden Prabowo Subianto.

"Hari ini tadi saya menemui Pak Gubernur bahwa kami walaupun orang lama, sebagai Kapolda tentunya harus bersilaturahmi anjangsana bersama Pak Gubernur selaku yang dituakan dalam konteks Forkopimda Sumatera Selatan. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa keamanan itu prasyarat utama terjadinya proses pembangunan. Maka tadi kami mengatakan kepada Bapak Gubernur, bahwa kami Polda Sumatera Selatan mendukung sepenuhnya program kerja dari Bapak Gubernur yang merupakan implementasi dari program pemerintah pusat," ungkapnya.

Menjabat sebagai berpangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), Rony membawa filosofi tagline Kapolri, "Polisi Bersama Masyarakat". Salah satu agenda utamanya saat ini adalah Jum'at Keliling (Jumling).

Kegiatan tersebut dilakukan setiap satu minggu sekali diberbagai wilayah di Sumsel. Salah satunya dilaksanakan di Masjid Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, pada Jumat (30/10/2026) lalu.

"Kegiatan Jumat Keliling ini adalah sarana untuk silaturahmi dengan masyarakat, menerima saran masukan dari masyarakat, termasuk menyampaikan program-program kerja apa yang harus dilakukan sesuai dengan wilayah masing-masing," tegasnya kepada awak media.

Dalam forum tersebut, Kapolda menyoroti darurat peredaran gelap narkotika di Sumatera Selatan yang menempati peringkat kedua nasional penyebab utama 80 persen angka kriminalitas. Oleh sebab itu, sinergi hukum difokuskan pada pemberantasan premanisme, penghentian peredaran narkoba, hingga penanganan pascapenindakan lintas sektor untuk menjamin kestabilan wilayah.

"Untuk masyarakat tentunya mari sama-sama kita ciptakan Sumatera Selatan yang lebih aman, lebih nyaman. Karena bagi kami tidak ada kata lain, ruang terbuka harus aman dan nyaman bagi masyarakat di Sumatera Selatan," kata Irjen Pol. Rony Samtana penuh optimisme.

Ia menyebut penindakan gabungan bersama BNN di tiga lokasi rawan Kelurahan Lawang Kidul (Lorong Budiman, Lorong Panggang, dan Lorong Manggar II/Bom Baru) yang mengamankan 8 orang pengguna beserta 6 bong, timbangan digital, dan plastik klip.

Tak hanya menindak, dirinya juga berkoordinasi langsung dengan Wali Kota Palembang untuk membenahi perbaikan jalan rusak dan memasang penerangan jalan umum demi menghilangkan kesan kumuh. Selain itu, dirinya juga meminta seluruh masyarkat agar mau bekerjasma dengan pihak kepolisian untuk menciptakan suasana yang nyaman di lingkungan sekitar tempat tinggal tetap nyaman dari hal-hal negatif.

Dalam kegiatan jumling tersebut, Rony menanggapi berbagai aspirasi jemaah. Ia juga menginstruksikan Kapolsek Ilir Timur II untuk memetakan patroli roda dua interaktif agar petugas aktif menyapa warga.

"Tolong bantu kami. Tolong bantu Polda Sumatera Selatan untuk menciptakan bagaimana daerah Lorong Manggar ini bisa menjadi daerah yang tidak nyaman untuk bertransaksi narkoba. Bukan tidak ada penindakan, setiap waktu ditindak paling nanti dua bulan berhenti, setelah itu balik lagi. Artinya kami coba dari Polda Sumsel kali ini adalah bagaimana memiliki program berkesinambungan dengan merangkul pemda, alim ulama, tokoh masyarakat, dan pemuda," imbaunya.

Tak hanya itu, sebagai bentuk transparansi penuh, Kapolda Sumsel juga turut mempublikasikan secara resmi nomor telepon seluler pribadi miliknya beserta seluruh 17 Kapolres di wilayah Sumsel yang aktif 24 jam penuh:

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, kembali saya sebagai Kapolda Sumatera Selatan ingin menyampaikan nomor handphone kami yang 24 jam bisa teman-teman wartawan, teman-teman media, dan seluruh warga masyarakat di Sumatera Selatan manfaatkan untuk menyampaikan keluhan maupun informasi apapun, dan bukan hanya nomor handphone Kapolda, tetapi juga nomor handphone seluruh dari 17 Kapolres yang ada di Sumatera Selatan," ulasnya.

Berikut Layanan Kontak Pengaduan 24 Jam Jajaran Polda Sumsel:

Kapolda Sumsel (Irjen Pol Rony Samtana): 08216351996

Kapolrestabes Palembang (KBP Sonny Mahar Budi Adityawan): 081179791995

Kapolres Banyuasin (AKBP Risnan Aldino): 081241442007

Kapolres Musi Banyuasin (AKBP Adik Listiyono): 081178720061

Kapolres Ogan Ilir (AKBP Rizka Aprianti): 081278046262

Kapolres OKI (AKBP Agung Adhitya Prananta): 081267039888

Kapolres OKU (AKBP Helmy Tamela): 082373578867

Kapolres OKU Timur (AKBP Lalu Hedwin Hanggara): 03117832006

Kapolres OKU Selatan (AKBP I Made Redi Hartana): 08117885110

Kapolres Muara Enim (AKBP Hendri Syaputra): 031282825429

Kapolres Lahat (AKBP Novi Edyanto): 082371285864

Kapolres Pagar Alam (AKBP Adam Purbantoro): 03117875110

Kapolres Prabumulih (AKBP Gunarto): 08117856110

Kapolres Lubuklinggau (AKBP Catur Erwin Setiawan): 032210302121

Kapolres Musi Rawas (AKBP Gokma Uliate Sitompul): 082352026186

Kapolres Musi Rawas Utara (AKBP Ardy Agung Permadi): 082181452009

Kapolres Empat Lawang (AKBP Abdul Aziz Septiadi): 081251069996

Kapolres PALI (AKBP Januar Kencana Setia Persada): 032262292005

Dalam hal ini, Irjen Pol Rony Samtana turut menunjukkan kedekatan dengan insan pers. Salah satunya melibatkan puluhan jurnalis untuk ikut serta dalam peringatan Hari Jadi ke-75 Humas Polri di Lounge Ampera Gedung Presisi Polda Sumsel pada Selasa Agustus 2026. Bersama Wakapolda Brigjen Pol Irwansyah dan PJU, mereka mendonasikan darahnya bersama 42 jurnalis media cetak, siber, TV, dan radio.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru