Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pelajar SMP di Bandung Barat Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pembunuhan

Pelajar SMP ditemukan tewas di Kampung Gajah, Bandung Barat. Polisi selidiki dugaan kekerasan, jenazah diautopsi di RS Polri.

Ilustrasi mayat. (Foto: istimewa)
Ilustrasi mayat. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, BANDUNG – Warga Kabupaten Bandung Barat digegerkan dengan penemuan jasad seorang pelajar SMP di area bekas objek wisata Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Jumat (13/2/2026) malam. Aparat kepolisian kini tengah mendalami kasus tersebut untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

, Niko N. Adi Putra, membenarkan adanya laporan penemuan jenazah tersebut. Namun, ia menyatakan penyelidikan masih berlangsung sehingga pihaknya belum dapat memberikan keterangan detail.

“Benar, tadi malam kami menerima laporan terkait penemuan mayat. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya di Bandung dikutip Minggu (15/2/2026).

Ditemukan dengan Dugaan Luka Tusuk

Berdasarkan informasi awal, korban merupakan siswa yang berinisial ZAA. Saat ditemukan, terdapat tanda-tanda kekerasan pada bagian perut yang diduga akibat benda tajam.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban telah dibawa ke guna menjalani autopsi.

Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian, termasuk menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Pihak Sekolah Berduka

Kepala , Titin Supriatin, mengungkapkan bahwa terakhir kali korban terlihat di sekolah pada Senin (9/2/2026) saat mengikuti pelajaran olahraga.

Ia juga menyampaikan duka mendalam atas kepergian ZAA. Menurutnya, korban telah kehilangan sang ibu sejak duduk di bangku kelas lima SD. ZAA merupakan anak kedua dari empat bersaudara, sementara ayahnya diketahui sedang sakit.

“Kami sangat terpukul atas kejadian ini. Di sekolah, kami terus berupaya melindungi peserta didik dari berbagai bentuk kekerasan melalui edukasi dan kerja sama dengan lingkungan sekitar,” tuturnya.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami motif serta kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru