Pejabat Publik Disaranan Jangan Kabur di Tengah Gejolak Rakyat
Kaburnya beberapa pejabat publik usai membuat kontroversi dan memancing kemarahan masyarakat terkait statment dan perbuatannya mendapat sorotan tajam
nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kaburnya beberapa pejabat publik usai membuat kontroversi dan memancing kemarahan masyarakat terkait statment dan perbuatannya mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak.
Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio Universitas Paramadina, Hendri Satrio menyarankan agar para pejabat negara tidak meninggalkan Indonesia pasca gelombang unjuk rasa yang berujung ricuh dan penjarahan di rumah sejumlah anggota DPR RI, seperti Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya hingga Menkeu Sri Mulyani.
Menurutnya, di tengah kondisi bangsa yang bergejolak, kehadiran pejabat negara menjadi penting untuk menjaga moral rakyat.
“Jangan sampai tagar kabur aja dulu itu digunakan pejabat termasuk direksi/komisaris BUMN. Jadi alangkah baiknya itu tidak terjadi, sehingga kita rakyat merasa satu nasib, satu rasa,” katanya, Selasa (2/9/2025).
Rakyat, menurut dia, kini sedang berada dalam situasi tertekan, baik akibat aksi massa, penindakan aparat, hingga kerusuhan yang menimbulkan korban jiwa. Sebab itu, pejabat harus menunjukkan sikap solidaritas dan kebersamaan.
“Kalau sekarang rakyatnya kali ini perutnya sedang lapar, ya minimal pejabatnya juga dicitrakan punya rasa seperti mereka,” ujarnya.
Pendiri lembaga survei KedaiKopi ini menekankan, kepercayaan publik terhadap pemerintah sedang berada di titik rawan. Jika pejabat justru meninggalkan tanah air di saat rakyat marah, maka potensi gejolak semakin besar.
“Kalau ada yang punya program ke luar negeri, menurut saya sebaiknya nggak dulu sampai kondusif. Semoga nggak lama karena ada kesatuan pikiran dan perasaan antara pemerintah dengan masyarakat,” tegasnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·36 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·3 jam yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan