Hercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Hercules sebut penyadapan Presiden Prabowo Subianto oleh eks petinggi Polri sebagai bentuk makar dan pengkhianatan negara.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal, angkat bicara mengenai dugaan penyadapan terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta sejumlah pejabat negara oleh oknum pejabat tinggi Kepolisian.
Hercules menilai, tindakan penyadapan terhadap kepala negara merupakan persoalan serius yang mencederai hukum dan tidak boleh dibiarkan.
Ia menyayangkan adanya pihak yang seharusnya bertugas menjaga keamanan dan membantu presiden, justru diduga melakukan pelanggaran hukum yang mengarah pada tindakan makar.
"Ini kan kalau menurut saya, semacam dibilang pengkhianat. Seperti yang kemarin ada di berita-berita, dan kalau lihat Mensesneg, statement itu sudah termasuk indikasi makar. Ini kita semua sebagai masyarakat menyesalkan itu. Tentunya itu pengkhianat terhadap bangsa, pengkhianat terhadap rakyat Indonesia, pengkhianat terhadap negara," ujar Hercules.
Kendati demikian, Hercules menanggapi santai saat namanya disebut-sebut turut menjadi target penyadapan oleh sejumlah pejabat tinggi Polri tersebut. Ia mengaku tidak ambil pusing dengan hal itu.
"Kalau Hercules yang disadap, ya biarin aja. Hercules sudah biasa, enggak pusing itu, apalagi cuma disadap kan gitu lho. Jadi enggak pusing kalau saya sini disadap," ucapnya.
Meski merespons santai pencatutan namanya, Hercules menegaskan bahwa dirinya berbicara mewakili organisasi serta jutaan anggotanya, termasuk para kiai, ulama, dan ustaz yang turut menyesalkan dugaan penyadapan tersebut.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi karena Indonesia merupakan negara hukum yang berlaku adil bagi siapa saja.
Dalam kesempatan yang sama, Hercules juga memuji sikap Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya sangat luar biasa dan negarawan, mengingat perhatian serta kepercayaan yang tetap diberikan kepada figur terkait meski telah melewati masa tugas sebelumnya.
"Dan Pak Presiden Prabowo itu kurang bagaimana? Setelah masa tugasnya dan setelah pergantian, masih ditempatkan lagi dan sangat luar biasa Pak Presiden. Masih mau dipakai, malah lebih dekat dengan presiden lagi sebagai Kepala Staf Kepresidenan," tambahnya.
Mengakhiri pernyataannya, Hercules menyampaikan dukungan penuh dari jajaran GRIB Jaya beserta para ulama dan masyarakat kepada Kapolri yang baru, Jenderal Polisi Yudi, serta institusi TNI-Polri dan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
"Kami rakyat, kami organisasi, kami masyarakat, dan ulama ada di belakang Polri, ada di belakang Kapolri, ada di belakang TNI, di belakang pemerintah, dan di belakang Pak Presiden. Indonesia harga mati, merdeka!" pungkasnya.
(Red/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 menit yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
16 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·18 menit yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·46 menit yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·47 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBarang Bukti 72 Perkara Dimusnahkan Kejari Binjai, Sabu hingga Ganja Ikut Dibakar
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKeluarga Korban Kekerasan TNI Tuntut Revisi UU Peradilan Militer
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDinilai Lalai Loloskan Senjata Api, Keluarga Pratu Feriscal Bakal Polisikan Cafe Panhead
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINAL1.550 Ekor Trenggiling Dibunuh untuk Perdagangan Ilegal Satwa Liar di Sumut
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIBPS Catat Ekonomi Sumatera Selatan Tumbuh 5,06 Persen di Triwulan III-2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan