Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Musim Kemarau Indonesia: Waktu dan Karakteristiknya

Editor:  Akbar
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi cuaca panas (www.istockphoto.com)

Musim Kemarau Indonesia: Waktu dan Karakteristiknya

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Musim kemarau adalah periode di mana curah hujan berkurang secara signifikan, menyebabkan kondisi kekeringan dan cuaca panas yang berkepanjangan. 

Di Indonesia, musim kemarau biasanya terjadi pada pertengahan tahun, mulai dari bulan Juni hingga September. 

Baca Juga : Musim Kemarau, Air Danau Toba di Pangururan Keruh Lagi

Selama musim ini, tanah menjadi kering, sumber air menipis, dan pertanian serta kehidupan sehari-hari masyarakat seringkali terganggu.

Musim Kemarau Kapan Terjadi

Musim kemarau biasanya terjadi di Indonesia pada bulan-bulan pertengahan tahun, khususnya mulai dari Juni hingga September. 

Baca Juga : Miris, Warga Samosir Menganggap Kebakaran Hutan Hal Biasa dan Agenda Tahunan saat Musim Kemarau

Ini adalah saat di mana curah hujan menurun secara signifikan, dan cuaca menjadi lebih panas dan kering.

Kapan Turun Hujan Setelah Kemarau

Meskipun tidak ada jaminan pasti, musim kemarau biasanya berakhir saat memasuki bulan-bulan Oktober atau November. 

Baca Juga : Eksekusi Pasar Sambas Ditunda, Pedagang: Kami Lega Bisa Dagang saat Imlek dan Lebaran

Ini adalah ketika curah hujan mulai meningkat kembali, membawa kesegaran dan menghidupkan kembali lahan yang telah kering selama musim kemarau.

Karakteristik Musim Kemarau: Panas, Kering, dan Berdebu

Selama musim kemarau, kondisi cuaca umumnya sangat panas dan kering. Langit cerah tanpa awan, sinar matahari yang menyengat, serta angin kering sering kali menjadi ciri khas musim ini. 

Baca Juga : Eksekusi Pasar Sambas Medan Ditunda, Pedagang Ikhlas dan Siap Pindah 1 April

Tanah menjadi retak dan berdebu, sumber air berkurang, dan kekeringan menjadi masalah serius.

Musim Kemarau 2024: Kapan Datangnya

Tidak ada jadwal pasti untuk musim kemarau setiap tahunnya. Namun, sebagai gambaran, musim kemarau di Indonesia pada tahun 2024 diperkirakan terjadi pada periode yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni mulai dari bulan Juni hingga September.

Baca Juga : Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Pengamat: Indonesia Punya Posisi Strategis Jadi Penyambung Aspirasi Rakyat Palestina

Tips Cara Mengatasi serta Menghadapi Musim Kemarau

Saat musim kemarau tiba, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk menghadapi kondisi panas dan kekeringan. 

Pertama, pastikan untuk menjaga diri tetap terhidrasi dengan cukup minum air. 

Baca Juga : Indonesia Didorong Waspada, Misi Perdamaian Gaza Berpotensi Ganggu Keseimbangan Hubungan AS–Cina

Kedua, lakukan konservasi air dengan bijak, seperti memperbaiki keran yang bocor dan menggunakan air secukupnya. 

Ketiga, tanamlah pohon dan tanaman yang tahan kekeringan untuk menjaga kelembaban tanah. 

Keempat, waspadai risiko kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api, serta melaporkan kebakaran segera saat terjadi.

Dengan memahami musim kemarau dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat, kalian dapat mengurangi dampak negatifnya dan menjaga kesehatan serta kelestarian lingkungan hidup kita.

(Akb/nusantaraterkini.co)