MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Rakyat, Herman Deru: Demokrasi Alat Menuju Sejahtera
Herman Deru menyambut putusan MK yang menetapkan pilkada tetap dipilih rakyat dan menegaskan demokrasi adalah alat menuju kesejahteraan.
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyambut baik ketetapan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengesahkan mekanisme pemilihan kepala daerah harus tetap dipilih langsung oleh rakyat. Ia menilai sistem pemilihan langsung ini merupakan instrumen atau alat yang paling tepat untuk mengantarkan masyarakat menuju kesejahteraan bersama.
"Beberapa waktu yang lalu MK membuat keputusan lagi, bahwa pemilihan kepala daerah, bupati, wali kota, gubernur, atau wakilnya tetap dipilih oleh rakyat," ujar Deru, Kamis (2/7/2026).
Putusan resmi dari MK ini sekaligus menganulir wacana peralihan mekanisme pemilihan yang sebelumnya sempat bergulir agar pilkada dikembalikan melalui keterwakilan di legislatif atau DPRD.
Melalui ketetapan ini, MK mempertegas jika hak kedaulatan tertinggi dalam menentukan pemimpin daerah, baik bupati, wali kota, hingga gubernur, mutlak berada di tangan rakyat.
Ia memandang keputusan tersebut sebagai langkah nyata dalam menjaga sekaligus menegakkan esensi demokrasi yang telah dicetuskan sejak era reformasi.
"Itulah penegakkan demokrasi yang dicetuskan oleh para pelopor demokrasi pada reformasi kemarin. Tapi tentu kita harus bersamaan dengan pendewasaan masyarakat dalam menghadapi demokrasi ini," imbuhnya.
Ia mengingatkan jika sistem ini harus dijalankan dengan matang, di mana pihak yang menang wajib dihormati dan pihak yang kalah tidak boleh dikesampingkan.
Baginya, esensi utama dari pesta demokrasi bukanlah sekadar tujuan akhir, melainkan sebuah wadah untuk menyatukan perbedaan demi mencapai kemakmuran.
"Demokrasi bukan tujuan. Demokrasi adalah alat untuk mencapai kesejahteraan, menyatukan berbagai perbedaan, menghormati yang menang, dan tidak mengesampingkan yang kalah. Itulah filosofi demokrasi yang harus terus kita pelihara. Jadi MK sudah memutuskan itu," tegasnya.
Ia menambahkan, sistem pemilihan langsung sebenarnya bukan hal baru di Sumsel karena masyarakat telah terbiasa menentukan pemimpinnya sejak tingkat paling dasar, yaitu pemilihan kepala desa.
“Sejak berdirinya Provinsi Sumatera Selatan, figur kepala desa sebagai pemimpin tertua memang sudah dipilih langsung oleh rakyat, sehingga secara mental masyarakat sudah sangat siap,” ungkapnya.
Ia mengatakan sejak pilkada langsung dimulai secara serentak pada tahun 2005, teknis pelaksanaan di Sumsel tidak mengalami perubahan berarti, melainkan hanya perluasan wilayah dan jumlah mata pilih.
"Artinya sejak tahun 2005 dimulainya pilkada langsung, kalau secara teknis tidak ada yang berubah. Hanya luas wilayah dan jumlah mata pilih yang berubah. Jadi kota-kota sangat siap menghadapi keputusan-keputusan yang berlaku dalam mendukung demokrasi," kata dia.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMUTBuddha Tzu Chi Bangun 241 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Padangsidimpuan
Rozie Winata·5 menit yang lalu -
NEWS VIDEOBuddha Tzu Chi Indonesia Kembali Bantu Korban Bencana, 241 Huntap di Padangsidimpuan Dibangun
Fadli Tara·9 menit yang lalu -
KRIMINALMasuk Panti Rehabilitasi, Pasien Narkoba Lapor Polisi karena Ngaku Dianiaya hingga Gendang Telinga Pecah
Rozie Winata·16 menit yang lalu -
NEWSTNI Berangkatkan 638 Prajurit Misi Perdamaian PBB ke Kongo
Herman Saleh Harahap·59 menit yang lalu -
NASIONALFilep Wamafma Minta Hak Daerah Penghasil Diperkuat dalam RUU Migas
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALKetua DPRD Sumut Bantah Sengaja Perlambat Penyidikan Kasus Dhody Thahir di Polda
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSWarga Kampung Nelayan Seberang Belawan Minta Kejelasan Status Wilayah dan Kependudukan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANPenambahan Anggaran Kemendiktisaintek Harus Berdampak Nyata Bagi Pendidikan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOPemko Medan Tegaskan Penyesuaian Pajak dan Retribusi Berorientasi Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik
Fadli Tara·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan