Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

DPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri

DPR RI menyoroti rendahnya penyerapan KUR di Sumsel yang hanya 2,5 persen serta mendorong percepatan kawasan industri dan Pelabuhan Tanjung Carat.

Bagikan:
Komisi VII DPR RI saat kunjungan kerja reses di Auditorium Graha Bina Praja, Palembang, Jumโ€™at (6/11/2026). (foto: istimewa)
Komisi VII DPR RI saat kunjungan kerja reses di Auditorium Graha Bina Praja, Palembang, Jumโ€™at (6/11/2026). (foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,ย PALEMBANG - Komisi VII DPR RI mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mengoptimalkan penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta mempercepat pembentukan kawasan industri guna memajukan ekonomi daerah di Palembang pada, Jumat (6/11/2026).

Dorongan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja parlemen yang memboyong pejabat eselon I dari kementerian mitra untuk memperkuat sektor UMKM dan industri kerakyatan di Sumatera Selatan.

โ€œEkonomi kerakyatan ini mulai dari UMKM. Coba kita lihat ya, 61 persen PDB kita ini dari UMKM. Pasti daerah-daerah juga begitu,โ€ ujar Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono.

Bambang menyoroti realisasi penyerapan KUR di Sumatera Selatan yang dinilai masih sangat minim sehingga memerlukan perhatian serta pendampingan lebih intensif dari pemerintah daerah.

โ€œSerapan kurnya pun Hanya sekitar tidak lebih dari 5 persen, hanya 2,5 persen. Bayangkan, ini adalah serapan KUR yang terkecil dari semua daerah di seluruh Indonesia,โ€ ungkapnya.

Padahal, pemerintah pusat telah mempermudah skema pembiayaan usaha dengan menurunkan suku bunga serta menyediakan pinjaman tanpa agunan bagi para pelaku UMKM.

โ€œPak Prabowo sekarang memperbaiki KUR. Bunganya diturunkan jadi 6 persen dari 12 persen, terus pinjaman sampai 100 juta tanpa agunan. Ini harusnya dimanfaatkan secara maksimal,โ€ tegasnya.

Selain optimalisasi KUR, ia juga mendorong percepatan pembangunan kawasan industri terpadu dan pelabuhan Tanjung Carat agar Sumatera Selatan memiliki pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing tinggi.

โ€œIni mungkin satu-satunya provinsi yang ada di Sumatera, yang tidak punya kawasan industri sama sekali di sini,โ€ tuturnya.

Pihaknya berharap sinergi antara pemerintah daerah, parlemen, dan kementerian terkait dapat terus ditingkatkan demi mengembalikan kejayaan ekonomi Sumatera Selatan.

โ€œMalu dong, ini tanah ini, tanah ini adalah tanah kerajaan besar. Mulai dari Sriwijaya, harusnya Palembang ini atau Sumatera Selatan ini menjadi provinsi yang luar biasa hebat,โ€ ucap dia.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumsel, Edward Candra menyampaikan jika Gubernur Sumsel Herman Deru tidak dapat menghadiri agenda tersebut karena sedang menjalankan kegiatan Safari Jumat.

"Gubernur tidak hadir sedang Safari Jumat," katanya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait