Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Mengapa OJK Cabut Izin Usaha BPR Lagi?

Editor:  Annisa
Reporter: Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Foto: shutterstock.com

Nusantaraterkini.co - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT BPR EDCCASH yang berada di Graha Ameera No. 3, Jl. Raya Kelapa Dua, Islamic, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.

Keputusan tersebut tercantum dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP- 26/D.03/2024 tanggal 27 Februari 2024 tentang Pencabutan Izin Usaha PT BPR EDCCASH

"Pencabutan izin usaha PT BPR EDCCASH merupakan bagian tindakan pengawasan yang dilakukan OJK untuk terus menjaga dan memperkuat industri perbankan serta melindungi konsumen," terang OJK dalam keterangan tertulis, Selasa, (27/2/2024), dilansir dari detikcom.

Baca Juga : Pemprov Sumut Siap Dukung Program-program OJK

OJK juga menjelaskan rangkaian pencabutan izin usaha BPR EDCCASH yang dimulai pada 31 Maret 2023. Di hari yang sama, OJK  menetapkan PT BPR EDCCASH berada dalam status pengawasan Bank Dalam Penyehatan karena pertimbangan Tingkat Kesehatan (TKS) nilai Kurang Sehat.

Pada 12 Januari 2024, OJK menetapkan PT BPR EDCCASH dalam status pengawasan bank dalam resolusi. Status pengawasan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa OJK telah memberikan waktu yang cukup kepada direksi, dewan komisaris dan pemegang saham BPR untuk melakukan upaya penyehatan termasuk mengatasi permasalahan permodalan dan likuiditas.

Langkah ini diatur dalam Peraturan OJK Nomor 28 Tahun 2023 tanggal 29 Desember 2023 tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut Pengawasan Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah.

Baca Juga : Marak Penipuan Online, Pemerintah Diminta Bentuk Satgas Pemberantasan Scam

"Namun demikian Direksi, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham BPR tidak dapat melakukan penyehatan BPR," ungkap OJK

Selanjutnya berdasarkan Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank Nomor 32/ADK3/2024 tanggal 20 Februari 2024 tentang Penyelesaian Bank Dalam Resolusi PT BPR EDCCASH, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk tidak melakukan penyelamatan terhadap PT BPR EDCCASH dan meminta kepada OJK untuk mencabut izin usaha BPR.

Menanggapi permintaan LPS, OJK lantas mencabut izin usaha PT BPR EDCCASH. Mengacu pencabutan izin usaha ini, selanjutnya LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Baca Juga : Rumor Bursa Ketua OJK: Misbakhun Masih Setia di DPR, Enggan Berandai-andai

"OJK mengimbau kepada nasabah BPR agar tetap tenang karena dana masyarakat di Perbankan termasuk BPR dijamin LPS sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar OJK.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Detikcom