Malam Natal Berdarah di Palestina, 70 Warga Gaza Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Udara Israel
Dari jumlah 70 korban tewas kebanyakan di antara mereka adalah perempuan dan anak-anak.
Malam Natal Berdarah di Palestina, 70 Warga Gaza Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Udara Israel
Nusantaraterkini.co - Israel terus melancarkan serangannya ke wilayah Gaza, Palestina.
Teranyar, pemerintah Palestina menyampaikan akibat serangan udara Israel yang dilakukan ke kamp pengungsi Maghazi di Gaza tengah menewaskan 70 orang menjelang perayaan Hari Natal 2023, Minggu (24/12/2023) malam.
Reuters melaporkan, Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina Ashraf al-Qidra mengatakan, serangan tersebut dilakukan pada pemukiman padat, sehingga kemungkinan besar jumlah korban tewas akan terus bertambah.
“Apa yang terjadi di kamp Maghazi adalah pembantaian yang dilakukan di lapangan pemukiman yang padat,” kata Ashraf dilansir dari Bisnis, Senin (25/12/2023).
Ashraf juga menyebutkan, dari jumlah 70 korban tewas kebanyakan di antara mereka adalah perempuan dan anak-anak.
Di sisi lain, kubu Israel mengatakan sedang meninjau laporan insiden Maghazi dan berkomitmen untuk meminimalkan kerugian terhadap warga sipil.
"Terlepas dari tantangan yang ditimbulkan oleh Hamas yang beroperasi di wilayah sipil di Gaza, IDF berkomitmen terhadap hukum internasional termasuk mengambil langkah-langkah yang layak untuk meminimalkan kerugian terhadap warga sipil,” kata juru bicara militer Israel.
Terpisah, para Pendeta terpaksa membatalkan perayaan Natal di Betlehem, kota Tepi Barat Palestina yang diduduki Israel.
Biasanya, umat Kristen Palestina kerap kali merayakan Natal di Betlehem dengan nyanyian pujian yang diterangi cahaya lilin dan doa untuk perdamaian di Gaza. Namun, kali ini tidak ada pohon besar yang menjadi pusat perayaan Natal di Betlehem.
Patung-patung Natal di gereja-gereja ditempatkan di tengah puing-puing dan kawat berduri sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat di jalur Gaza. Adapun, Paus Fransiskus menyesalkan perang di Tanah Suci yang menewaskan puluhan orang pada malam menjelang perayaan Natal 2023.
"Malam ini, hati kita berada di Betlehem, di mana Pangeran Perdamaian sekali lagi ditolak oleh logika perang yang sia-sia, oleh bentrokan senjata yang bahkan hingga saat ini menghalangi dia untuk menemukan ruang di dunia,” katanya, saat memimpin Misa di Basilika Santo Petrus di Roma.
(zie/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
E-SportONIC Tumbangkan NAVI 2-1 di Laga Penutup MPL ID Season 18 Week 7
Herman Saleh Harahap·38 menit yang lalu -
SUMUTHinca Panjaitan Minta Polisi Usut Kematian Lembu di Simalungun
Herman Saleh Harahap·51 menit yang lalu -
SUMSELKabut Asap Ganggu 31 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
PENDIDIKAN"Spark Go To Campus", Rico Waas Tekankan Edukasi Kesehatan Reproduksi
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMUTSMSI Madina Desak APH Tangkap Pemilik Ekskavator PETI Jambur Tarutung
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumut Ringkus 44 Tersangka Kasus Curas dan Curat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
RELIGIIbadah Minggu Keluarga HKBP Pasar Melintang Berlangsung Khidmat, Persembahan Pujian Wijk 2 Pererat Persekutuan
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan