Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Luhut Ungkap Alasannya Dukung Prabowo-Gibran, Karena Jokowi?

Editor:  Annisa
Reporter: Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat pelantikan Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksdya TNI Irvansyah dan Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat Manaor Panggabean di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/9/2023). (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa).

Nusantaraterkini.co - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan alasannya mendukung Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dalam Pemilu 2024 ini.

Luhut mengatakan sudah mendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka sejak awal dideklarasikan. 

Pasalnya, visi-misi Prabowo akan melanjutkan program Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jika terpilih.

Baca Juga : Bobby Dampingi Menko Ekonomi dan Menko Pangan Tinjau Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura di Humbahas

"Apa yang dicapai Pak Jokowi sekarang ini, trajectory kami 2030 income per kapita kita US$ 10 ribu. Mungkin GDP kita Rp 3 triliun. Tapi kita harus tumbuh 6%. Jadi ketika ketemu Prabowo, dia sangat sepaham dengan program Jokowi," ungkap Luhut dalam YouTube Political Show Podcast CNN Indonesia "Opung Luhut is Back", dikutip Kamis, (8/2/2024).

Luhut mengaku telah menawarkan dukungannya ke capres lain yang sejalan dengan pemikirannya. Namun, tak ia temukan hal itu pada capres lain.

"Kita mau cari orang yang mau melanjutkan dan sempurnakan program Jokowi. Karena yang lain saya undang, ketemu sekali ya saat itu yaudah. Ganjar pernah ketemu, pernah kemari, Anies pernah ketemu tapi ga jadi ya yaudah," ujarnya.

Baca Juga : Pembatasan BBM saat 17 Agustus 2024, Jokowi: Belum Ada Pemikiran ke Sana

Luhut menyebut saat bertemu Ganjar dan PDI-Perjuangan, mereka mengaku tak berniat melanjutkan program Jokowi. 

Namun, tak menutup kemungkinan ia akan mendukung Ganjar jika memiliki visi yang sejalan.

"Kalau Ganjar bawa meneruskan program ini? yes. Saya gak minta jabatan loh," kata Luhut.

Baca Juga : Misi Asta Cita, USU Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan

Kemudian, Luhut juga mengklarifimasi omongannya saat di Pemilu 2014 lalu yang sempat menyinggung Prabowo sebagai TNI yang dipecat.

"Tidak ada masalah, kita mesti lihat perjalanan orang. Kita jangan pendedam semua orang bisa buat salah tapi dari karakter itu penting. Karakter yang berterima kasih, menghormati itu penting," jelas Luhut.

(Ann/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Pemerintah Siapkan Relokasi dan Rekonstruksi Rumah Korban Bencana di Humbahas