Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan di tengah hari ini. Kamis (12/12/2024) pukul 11.28 WIB kurs rupiah masih tertekan di pasar spot.
Diperdagangan siang ini, kurs rupiah spot berada di Rp 5.941 per dolar Amerika Serikat (AS).
BACA: Kurs Rupiah Semakin Dalam di Hari Keempat Berturut-turut Bersandar di Level Rp15.939 Per Dolar AS
Baca Juga : Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan, Dolar AS Tertekan di Level Rp16.760
Sementera, kurs rupiah spot ini melemah 0,14% ketimbang posisi hari sebelumnya. Ini adalah pelemahan rupiah dalam empat hari perdagangan berturut-turut.
Dalam empat hari, kurs rupiah mengakumulasi pelemahan 0,60%.
Baca Juga : Rupiah Menguat di Awal Pekan, Dolar AS Tertekan ke Rp16.770
"Pelemahan rupiah didorong oleh meningkatnya permintaan dolar AS di akhir tahun," kata Myrdal Gunarto, analis Maybank Indonesia seperti dikutip Bloomberg.
Kebutuhan musiman meliputi pembayaran dividen, utang luar negeri, dan barang impor, serti konversi devisa untuk liburan ke luar negeri.
BACA: Kurs Rupiah Melemah 0,14% di Level Rp15.867 Per Dolar AS Sore Ini
Baca Juga : Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Pasar Cermati Arah Suku Bunga dan Sentimen Global
Myrdal menyebutkan bahwa support dan resistance untuk rupiah masing-masing berada di Rp 15.846 per dolar AS dan Rp 15.945 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia pada pagi ini bervariasi. Won Korea memimpin pelemahan sebesar 0,20%. Pelemahan won disusul oleh rupiah, rupee India, ringgit Malaysia, dan dolar Hong Kong.
BACA: Kurs Rupiah Melemah Tipis 0,07% Berada di Rp 15.856 per Dolar AS Pagi Ini
Baca Juga : Rupiah Dibuka Melemah, Sentuh Rp16.871 per Dolar AS
Sedangkan dolar Taiwan menguat 0,24% terhadap dolar AS hingga siang ini.
Penguatan dolar Taiwan diikuti oleh baht Thailand, yen Jepang, dolar Singapura, yuan China, dan peso Filipina.
Sementara indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia siang ini melemah ke 106,55 dari penutupan perdagangan kemarin di 106,71.(kontan)
Baca Juga : IHSG Berpeluang Lanjutkan Reli ke 8.122, Ini 4 Saham Pilihan Analis
(nusantaraterkini.co/win)
