Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rupiah Dibuka Melemah, Sentuh Rp16.871 per Dolar AS

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dollar AS. (Foto: Antara).

Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Selasa (13/1/2026). Mata uang Garuda dibuka melemah seiring penguatan dolar di pasar global.

Mengacu pada data Bloomberg, rupiah di pasar spot tercatat turun 16 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp16.871 per dolar AS pada perdagangan pagi hari.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Senin (12/1/2026), rupiah juga mencatatkan pelemahan sebesar 36 poin dan berakhir di level Rp16.855 per dolar AS.

Baca Juga : Rupiah Menguat Tipis di Awal Februari, Bayang-bayang Dolar Masih Membatasi

Di sisi lain, pasar saham domestik justru menunjukkan kinerja positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada pembukaan perdagangan hari ini dan bergerak mendekati level psikologis 9.000.

IHSG tercatat bergerak di kisaran 8.912 hingga 8.953. Hingga pukul 09.35 WIB, indeks naik 65,26 poin atau 0,73 persen ke level 8.949,90.

Aktivitas perdagangan menunjukkan sentimen positif, dengan 382 saham menguat, 172 saham melemah, dan 156 saham bergerak stagnan.

Baca Juga : Rupiah Melemah ke Rp16.803, Dolar AS Menguat di Tengah Sentimen Global dan Isu MSCI

(Dra/nusantaraterkini.co).