Nusatantaraterkini.co, Jakarta - Hingga akhir perdagangan hari ini. Kamis (28/11) kurs rupiah di pasar spot berhasil mempertahankan keunggulan di pasar spot hari ini.
Kurs rupiah spot ditutup di level Rp 15.872 per dolar Amerika Serikat (AS).
Baca: Harga Minyak Mentah Turun Setelah Lonjakan Mengejutkan dalam Persediaan Bensin AS
Baca Juga : Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Pasar Cermati Arah Suku Bunga dan Sentimen Global
Ternyata, hal Ini membuat kurs rupiah menguat 0,39% dibandingkan dengan penutupan Selasa (26/11) yang berada di level Rp 15.935 per dolar AS.
Di sisi lain, kurs rupiah pun masih menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia.
Baca Juga : Rupiah Dibuka Melemah, Sentuh Rp16.871 per Dolar AS
Di perdagangan hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di kawasan bervariasi dengan kecenderungan melemah.
Di mana, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,46%.
BACA: Harga Emas Spot Tetap Stabil di Angka US$2.636,35 Per Ons Troi
Baca Juga : Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan, Dolar AS Tertekan di Level Rp16.760
Selanjutnya, won Korea Selatan yang sudah ditutup ambles 0,32% dan dolar Singapura yang turun 0,25%. Disusul, ringgit Malaysia yang koreksi 0,11%.
Berikutnya, yuan China yang tergelincir 0,09% dan rupee India yang tertekan 0,05%. Lalu ada dolar Hongkong yang melemah tipis 0,003%.
Baca Juga : Rupiah Menguat di Awal Pekan, Dolar AS Tertekan ke Rp16.770
Sementara itu, baht Thailand berada satu level di bawah rupiah setelah menanjak 0,18%. Diikuti, peso Filipina yang sudah ditutup naik 0,07%.
BACA: Harga Bitcoin Naik 4,12% Level US$ 96.090,91 Berpotensi Terus Naik Hingga ke Level US$100.000
Kemudian ada dolar Taiwan yang juga sudah ditutup menguat tipis 0,04% terhadap the greenback pada perdagangan hari ini.
Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,56% Berada di Level Rp16.112 Per Dolar AS
(nusantaraterkini.co/win)
