Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdaganan Kamis (28/11/2024) IHSG melemah 0,63% atau 45,73 poin ke 7.200,16 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
BACA: Harga Emas Spot Tetap Stabil di Angka US$2.636,35 Per Ons Troi
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lagi mentok di 7.200 pada hari ini. Ada Tujuh indeks sektoral menyeret IHSG ke zona merah.
Baca Juga : IHSG Awali Perdagangan dengan Koreksi ke 5.701
Sementara, untuk sektor energi tumbang 2,81%. Sektor barang baku terjun 1,13%. Sektor infrastruktur tergerus 0,86%.
Sedangkan sektor transportasi dan logistik terpangkas 0,58%. Sektor teknologi melemah 0,38%. Sektor properti dan real estat turun 0,17%. Sektor perindustrian melemah tipis 0,05%.
Baca Juga : IHSG Hari Ini Melonjak 1,28 Persen ke Level 6.205, Saham Perbankan dan Energi Jadi Penggerak Utama
Kemudian, ada empat indeks sektoral menguat saat IHSG turun. Sektor kesehatan terbang 2,20%.
BACA: Harga Bitcoin Naik 4,12% Level US$ 96.090,91 Berpotensi Terus Naik Hingga ke Level US$100.000
Lalu, untuk sektor barang konsumsi nonprimer naik 0,31%. Sektor barang konsumsi primer naik 0,07%. Sektor keuangan menguat tipis 0,06%.
Baca Juga : IHSG Ambles 4 Persen dan Rupiah Tembus Rp18.176, Pemerintah Diminta Tak Hanya Andalkan Retorika
Top gainers LQ45 hari ini adalah:
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) 3,14%
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) 1,71%
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) 1,65%
BACA: IHSG Melorot 38,083 Poin ke Level 7.207,805 di Perdagangan Pagi
Baca Juga : IHSG Tertekan Tajam, Analis Prediksi Koreksi Berlanjut hingga Sentuh Level 5.100
Top losers LQ45 terdiri dari:
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) -24,80%
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) -3,50%
PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) -2,99%
BACA: Kurs Rupiah Berhasil Rebound Bertengger di Level Rp 15.935 Per Dolar AS
Baca Juga : IHSG Hari Ini Berpotensi Tertekan, Analis Soroti Support Kritis dan Pilihan Saham Menarik
Dengan total volume transaksi bursa mencapai 25,95 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 10,42 triliun. Sebanyak 342 saham melemah. Ada 222 saham yang menguat dan 228 saham flat.
IHSG tercatat masih menguat 0,28% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG turun 1%.
(nusantaraterkini.co/win)
Baca Juga : IHSG Diproyeksi Masih Tertekan, Investor Waspadai Risiko Ekonomi dan Aksi Jual Asing
